Tampilkan postingan dengan label ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 September 2013

Membangun Karakter

Bismillahirrohmanirrohiim

Sering kali kita mendengar tentang karakter, sebenarnya apa sih karakter itu?
Menurut KBBI, karakter adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. Berbeda dengan kepribadian dimana memiliki arti sifat hakiki yang tercermin pada sikap seseorang yang membedakan dirinya dari orang lain.

Dari kedua makna kata ini, terlihat jelas bahwa kata tersebut sangat berbeda. Dimana kepribadian itu merupakan sifat hakiki, sedangkan karakter adalah sifat kejiwaan, akhlak, dan budi pekerti. Sehingga saya mengambil kesimpulan dalam pandangan saya, bahwa karakter dapat dibangun.

Ketika seseorang menginginkan menjadi lebih baik dengan membangun aklak-akhlak mulia di dalamnya, seperti menutup aurat yang baik, menjaga sikap, menahan amarah, bisa menjadi awal dari pembentukan karakter diri. Karena, memiliki karakter yang kuat sangat penting dalam membangun peradaban.

Ayo, sama-sama kita bangun dan ciptakan karakter kuat itu:)


Jumat, 17 Mei 2013

Waktu

Bismillahorrohmanirrohiim

Kalau inget pribahasa arab "Alwaqtu kash shoif" yang artinya waktu adalah pedang. Kalau kau tak menaklukannya, kau akan ditebasnya.

Kalau inget pribahasa inggris "Time is Money", jadi tahu penting dan berharganya waktu.

Hargai dan gunakan waktu seefektif mungkin.

Katanya Koleris, masa ga berani tegasin self punishment?
Katanya Melankolis, ga takut kalau nanti diminta pertanggungjawabannya untuk apa waktumu digunain?

#muhasabahyuk:)

Selasa, 19 Februari 2013

Tentang Energi

Bismillahirrohmanirrohiim

Teringat ketika zaman SMP, dimana saya sangat menyukai fisika. Diingatkan oleh sahabat saya, Pralapita Putri Handani fapsi11:
"Inget aja konsep energi, energi itu tidak dapat dimusnahkan tapi bisa diubah menjadi bentuk energi lain."

Ya, saya sadar terlalu banyak energi saya yang terpakai untuk hal-hal yg tidak prioritas. Sama saja seperti saya membuang-buang energi yang dimiliki. Well, mulai sekarang lakukan hal-hal positive, dengan niat positive, dan tujuan positive.

Bismillah,
karena Allah Maha Tahu apa yang kamu kerjakan:)

Kamis, 03 Januari 2013

Motivasi Datang dari Mana Saja

Bismillahirrohmanirrohiim

Sembari memotivasi diri dari kegalauan menghadapi UAS semester III yang jadwalnya kini berpindah-pindah. Teman, kalian semua kuat menghadapinya! Kadang saya senang sekali mencari motivasi dari sudut mana saja, kita lihat yuk:)

1. Menelpon Keluarga
Entah karena saya sudah sekolah asrama selama 6 tahun ditmbah kuliah di jatinangor, yang juga membuat sering jauh dari orangtua membuat saya senang sekali dengan momen telpon dengan orangtua dan keluarga. Entah dengan mendengar suaranya saja semangat untuk kembali bergelut dengan dunia perkuliahan menjadi bertambah. Jadi hal yang paling pertama untuk mendapatkan motivasi yaitu dengan telpon ummi-abi, hafizh, hakim, dan hasna:)

2. Bertemu dengan Orang-orang Shalih
Ini yang paling saya sukai, entah kenapa bertemu dengan orang shalih itu memiliki kekuatan motivasi diri sendiri. Jadi paham perkataannya Umar RA : 
Satu dari 3 hal yang paling saya cintai di dunia ini adalah duduk bersama orang-orang shalih
Selain saya yang memang nge-fans sama Umar, mungkin Umar juga merasakan hal yang sama. Bertemu orang shalih itu menambah semangat untuk memperbaiki keimanan kita, memperbaiki amalan keseharian kita, dan memberi peringatan buat diri kita untuk memperbaiki yang belum maksimal kita lakukan.

3. Bertemu Dosen
Bertemu dengan dosen memang suatu hal yang membuat saya senang dan semakin menambah motivasi untuk terjun di dunia kedokteran gigi. Karena cita-cita saya ingin menjadi dosen, jadi efeknya senang sekali bila bertemu dosen-dosen FKG. Apalagi kalau dosen tersebut sudah berbicara, misalnya ketika seminar kemarin saya bertemu dengan dekan. Senang sekali rasanya ketika dekan memberi sambutan. Ditambah bertemu dengan dosen-dosen pengajar yang akan jadi pembicara di seminar kita. Pernah suatu saat saya bercerita dengan salah satu dosen bagian Ilmu Kedokteran Gigi Material:
H: " Dok, saya ingin sekali jadi dosen. Tapi IPK saya tidak mencukupi, gimana ya dok"
drg: " Memang IPK kamu berapa?"
H: " IPK saya dibawah 3,0 dok"
drg: " Oh tenang aja, masih bisa ikut SP ko. Ikut aja terus, pokoknya IPK dosen itu minimal 3,2. Yang semangat kuliahnya ya"
H: " Oh, insya Allah dok:)"
Ya, Allah selalu memberi jalan kalau kita punya kemauan besar. Jika Allah mengizinkan, maka terjadilah. Ingin sekali menjadi dosen, menambah dan berbagi ilmu kepada generasi masa depan, mengembangkan ilmu kedokteran gigi yang sangat luar biasa luasnya. Departemen yang sudah saya cintai dan ingin sekali saya masuki kalau menjadi dosen adalah departemen Prostodonsia ( ilmu tentang gigi tiruan) atau departemen Ilmu Penyakit Mulut. Perjalanan masih panjang, mungkin saya akan jatuh cinta di departemen-departemen dahsyat lainnya hheu.

Dari motivasi yang saya sebutkan diatas, ada motivasi yang paling mudah dan murah untuk didapat. Ya dengan tilawah Al-Quran. Mungkin karena saya sangat mencintai ilmi Allah yang luas, saya menjadi cinta sekali dengan Al-Quran yang super hebat ini karena dari 30 juz tersebut Allah banyak menjabarkan berbagai ilmu pengetahuan di dalamnya, bahkan sampai pada aspek kehidupan. Mengingat QS. Ar-ra'd:28
" Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram"

wallahhu 'alam bishawab

Jumat, 19 Oktober 2012

Indonesia Sehat 2015

Bismillahirrohmanirrohiim

Diberi suggest oleh Thoriq Salafi, teman yang sekarang kuliah di NUS yang dulunya anak IC Serpong dan saya dari IC Alkausar kami berkenalan di pesta sains IPB 2011. Sebuah situs dimana merupakan tempat bertanya langsung ke dokter ahli dalam memilih tindakan medis yang merupakan pilihan kita sendiri saat melakukan pengobatan.

http://www.secondopinion.asia/ 

Semoga bermanfaat. Menuju Indonesia sehat 2015:)

Minggu, 16 September 2012

About Dentist

Bismillahirrohmanirrohiim

Saya melihat ada buku teman seperjuangan saya di FKG, namanya Rifaah Mahmudah. Buku itu berjudul Gigi Sehat dan Cantik Perawatan Praktis Sehari-hari yang ditulis oleh drg Donna Pratiwi, Sp. Prosto. Ifah yang memiliki buku ini memang punya banyak sekali buku tentang kedokteran gigi (jadi iri deh). Mungkin karena dua orang kakaknya yang juga dokter gigi. Dalam buku ini banyak sekali penjelasan tentang gigi sehat, dan yang terpenting ada 2 point utama yang wajib diketahui masyarakat.

Yang pertama adalah kiat memilih dokter gigi.
Profesi kedokteran memang seperti itu, dia tidak boleh memilih pasien tetapi pasien boleh memilih siapa dokternya. Maka dari itu masyarakat harus pandai dalam memilih dokter gigi. Berikut kiat memilih dokter gigi:
Sesuai Kebutuhan
Sebagian dokter gigi umum menyediakan jasa perawatan yang lebih luas cangkupannya. Jika anda ingin dirawat dengan tenaga spesialis tetapi kurang paham bidang spesialisasi yang mana yang sesuai kebutuhan Anda, Anda dapat mengunjungi dokter gigi umum dahulu. Dokter gigi umum akan menjelaskan dan merujuk Anda ke tenaga spesialis yang tepat.
Perawatan Detail dan Menyeluruh
Dokter gigi yang baik harus memperhatikan dengan detail mengenai kondisi yang dialami tiap pasiennya. Pemeriksaan klinis meliputi inspeksi seluruh gigi geligi, gusi, lidah, bibir, pipi bagian dalam, kulit sekitar wajah dan leher. Dokter gigi kemudian akan menjelaskan hasil pemeriksaannya dan menyarankan rencana perawatan jika ada masalah yang ditemukan.
Kualitas Perawatan
Lamanya hasil suatu perawatan dapat bertahan tidak hanya karena kualitas perawatan yang baik dari dokter gigi, tetapi juga memerlukan kerja sama pasien untuk mengikuti aturan pemeliharaan di rumah seperti yang disarankan dokter.
Tidak Harus Mahal
Kualitas perawatan yang baik tidak selalu harus mahal. Besar kecilnya biaya perawatan gigi sangat bervariasi tergantung dokter gigi yang dipilih. Dokter gigi yang baik akan melakukan diagnosis lengkap, menyusun rencana perawatan lengkap dan menjelaskannya kepada Anda. Oleh karena itu, Anda perlu menanyakan secara detail jenis tindakan apa saja dalam sederet rencana perawatan yang disarankan dokter gigi anda.
Rekomendasi Orang Lain
Orang yang Anda percayai opininya yang puas dengan pelayanan dokter gigi mereka adalah cara terbaik untuk menentukan dokter gigi mana yang ingin Anda kunjungi.

Yang kedua adalah ciri-ciri dokter gigi yang baik.
Hal ini selain sebagai pengetahuan masyarakat, bagi dokter gigi ataupun calon dokter gigi juga wajib tahu. Sehingga bisa belajar menjadi dokter gigi yang baik.

  • Memiliki ketelitian, keterampilan, dan pengetahuan yang menyeluruh.
  • Memiliki tingkat perhatian yang tinggi terhadap kondisi pasien ddan bukannya jumlah pasien.
  • Melakukan pemeriksaan, diagnosis, dan memberikan rencana perawatan lengkap serta penjelasan yang dibutuhkan pasien.
  • Hasil perawatan yang dapat mengembalikan fungsi dan estetik gigi serta dapat bertahan lama
  • Sering direkomendasikan oleh kenalan atau orang-orang terdekat.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi teman-teman yang akan melakukan perawatan ke dokter gigi ataupun para rekan sejawat (calon dokter gigi) agar terus semangat menjadi dokter gigi yang baik. Dan doakan saya agar selalu semangat dalam mempelajari ilmu kedokteran gigi yang luar biasa ini ya.

Sekalian pengen mengucapkan yang tertinggal saat 12 September kemarin...

Selamat hari kesehatan gigi dan mulut dunia. Jangan lupa sikat gigi 2x sehari. Stay senyum sehat:D

Salam saya, drg Hanifah Syahidah, Sp.PM (Allahumma Amiin)

Rabu, 29 Agustus 2012

1 Litre of Tears

Bismillahirrohmanirrohiim

Terserah pembaca bagaimana menilai saya yang baru saja menonton film ini, duuh super telat 2012 kali ya hhe. Tapi, saya suka sekali film ini. Ya cukup menghabiskan 1 liter air mata saya yang tiap episodenya membuat saya menangis.

Banyak OST nya yang ngena banget. Tapi saya cantumin salah satunya saja. Ya, penyemangat saya dikala cita-cita saya yang ingin menjadi dosen agak terlihat sulit karena IPK saya belum mencukupi. Semangat meraih lebih baik lagi, bismillah.

On the other shore of sadness
It is said that there is a smile
Finally we arrived
But are we waiting for?
The purpose is not to run away
It's to chase after dreams
We should have gone out to travel
On that summer day so long a go
Even tomorrow, if you see it
Though there isn't a sigh either
Like a ship going against the current flow
Right now, go forward, move ahead
The place that shrowded in pain
Is where happiness waits, they say
I am still searching 
It's like an out of season sunflower
If you clench your first too tight
And wait for the morning light
Your nails become red with blood
And shining tears begin to flow
Even if you're left in solitude
With only the moonlight to depend on
Fly away using featherless wings
And keep moving forward
Even if it cuts through the rain and clouds
The wet roads shine
Only the dark will teach
A stronger and stronger light
Be strong, Go forward, move ahead

Dari film ini saya mendapatkan banyak hikmah yang salah satunya meskipun Aya-chan sudah divonis mengidap penyakit yang tak bisa sembuh dia masih berusaha untuk bermanfaat bagi yang lain. Walaupun dia sering bertanya untuk apa dia hidup tapi dia terus berusaha.

Semoga saya bisa mempunyai semangat untuk bermanfaat bagi orang lain. Ini juga merupakan alasan kenapa saya jatuh cinta pada profesi kedokteran:)
"Khoirunnaas anfaukum linnaas (Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain)"

Saya juga sempat cari bukunya di 3 toko buku, tetapi belum ketemu-ketemu:(
Teman-teman kalau ada yang punya boleh pinjami saya hhe.

Kamis, 26 Januari 2012

Belajar di Kereta

Bismillahirrohmanirrohiim

Setelah berlibur di rumah kakek dari umi saya yang terletak di Rawamangun, Jakarta timur. Sayapun diajak kakek saya ke rumah saudara saya yang berada di Tambun, Bekasi. Dan selama perjalanan baik berangkat ke Rawamangun dan Bekasi, dan pulang ke Rawamangun dan Serpongnya kami (Saya dan kakek saya) menggunakan jasa kereta api. Selama di kereta api saya banyak mengambil pelajaran dari sekitar saya.

Pertama, saya belajar: jangan mengambil keputusan terlalu cepat yang saya dapat dari penjual salak.
Saat saya sudah terlalu bosan dengan para penjual yang pantang menyerah dalam menjajakan jualannya. Penjual salak lewat di depan bangku barisan saya, sambil terus berteriak-teriak " Ya, salaknya 5000 dapet 8", dan seorang bapak-bapak tertarik dengan tawaran si penjual salak itu yang akhirnya membelinya. Tidak lama setelah bapak-bapak itu membeli ada penjual salak lain yang menawarkan "Ngabisin, ngabisin, 5000 dapet 10". Semua penumpang di barisan saya melirik bapak-bapak yang membeli salak itu sambil malu-malu.

Kedua, saya belajar: tetap menjaga kebersihan meskipun di dalam kereta api.
Diantara semua penjual yang berlalu lalang di hadapan para penumpang adalah penyapu sampah yang berada di lantai kereta. Kadang penyapu ini seakan-akan menyindir para penumpang agar selalu menjaga kebersihan di dalam kereta.

Ketiga, saya belajar: pantang menyerah dalam berusaha.
Kau tahu teman, bahwa berapa kali penjual frame foto itu melintas bangkuku? Lima kali dia bolak-balik. Subhanallah, jadi malu dengan penjual frame foto itu meskipun siang hari tetap berjuang untuk menjual dagangannya demi sesuap nasi. Berbeda dengan saya yang kadang menyerah dengan praktikum-praktikum yang FKG berikan sebagai tahap pembelajarannya.

Bismillah, belajar dari setiap sudut kehidupan.
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal". (QS. Al-Imran:190)

Senin, 19 Desember 2011

Dentist: Professional Job

Bismillahirrohmanirrohiim
Here the lesson which i got in Medical ethics for the DENTIST to be:)

Dentistry as a professional obligation, here the factor:
1.    The Chief Client
2.    The ideal relationship between dentist and patient
3.    The center value of dental proffesion
4.    Competence
5.    The ideal relationship between co-professional
6.    The relationship between dentistry and the larger community
7.    Integrity and education

There are six values that appear to be accepted as the center values for dental practice:
1.    The patient’s lifa and general health
2.    The patient’s oral health
3.    The patient’s autonomy
4.    The dentist preferred pattern of practice
5.    Esthetic vaues
6.    Effeciency in  the use of resources

Ideal relationshi between dentits and patient:
1.    The Guild model
2.    The Agent model
3.    The Commercial model
4.    The Interactive model

Sabtu, 17 Desember 2011

Kenapa?

Bismillahirrohmanirrohiim
Entah kenapa saya yang sudah menginjak perkuliahan ini masih senang untuk bertanya. Layaknya anak kecil yang masih belajar.

Kenapa 1:
H : "Teh, kenapa sih ikhwan itu matanya teduh banget?"
T : "Itulah kenapa kita sebagai perempuan, Allah peritahkan untuk ghodul bashor."

Kenapa 2:
H : "Teh er, kamu ikhlas ga kalau aku sama ka Bintang?"
E : "Ga ah teh"
H : "Kenapa?"
E : "Kamu bisa dapet yang lebih baik, Insya Allah:)"

Kenapa 3:
H : "Kenapa kang Tanri mau mengajukan diri sebagai presiden BEM Unpad?"
T : "Setiap orang yang dilahirkan di dunia adalah pemimpin, dan setiap orang mampu menjadi pemimpin. Seperti dari asal kata itu pemimpin adalah pemimpi + n (nyali)"

Kenapa 4:
H : "Umi, kenapa waktu teteh mau ikut BEM ga ada yang mendukung teteh?"
U : "bukan ga mendukung, tapi bisa ga teteh mengatur waktu untuk kuliahnya?"

Kenapa 5:
H : "Kenapa sih harus bangun pagi teh?"
E : "kata ka Shofwah, ga ada dokter yang tidur setelah sholat Isya dan bangun setelah shubuh"

Kenapa 6:
H : "Kenapa sih Mer dosen-dosen fkg pada galak-galak ya?"
M : "Itu mungkin karena menyangkut ilmu yang kamu pelajari karena objeknya manusia dosen pun ga mau sembarang asal ngajar aja."

Kenapa 7:
H : "Kenapa dok gigi premolar saya bisa berputar 90 derajat?"
Drg: "Itu cuma ada satu kemungkinan, rahang kamu terlalu luas"

Kenapa 8:
H : (keliling Bandung)"Kenapa kota ini ngebuat aku jatuh cinta banget ya?"
(Kangen Serpong) "Kenapa pengen cepet-cepet pulang ya?"
(Inget Sukabumi) "Kenapa alkausar ngebuat saya pengen kesana lagi ya?"

dan kenapa-kenapa lainnya, yang menyadarkan saya bahwa saya memang mahasiswa yang masih banyak belajar:)

Minggu, 04 Desember 2011

Bismillahirrohmanirrohiim

MAHASISWA ITU TIDAK DIAM

Mahasiswa banyak belajar,
dari kuliah, organisasi, dan lingkungan sekitarnya.

Ayo, sama-sama menjadi mahasiswa yang bergerak:)

Sabtu, 03 Desember 2011

Guru dan Umi

Bismillahirrohmanirrohiim
Untuk Umi yang seorang guru.

Umi dulu pernah bercerita tentang kakak kelasku yang bernama Haniva Az-zahra Fakultas Psikologi UI 2010. Dimana kakak kelasku itu sudah banyak menulis di koran. Hingga akhirnya aku menemukan tulisannya pada kolom suara mahasiswa. Bisa dibaca artikelnya.Semoga bermanfaat dan juga memotivasi kita yang membacanya agar meningkatkan kemampuan menulis kita. Insya Allah, doanya ya ka Haniva:)

Tulisannya berjudul:Guru itu Seumur Hidup Menginspirasi.


“What is a teacher? I'll tell you: it isn't someone who teaches something, but someone who inspires the student to give of her best in order to discover what she already knows.”
(Paulo Coelho, The Witch of Portobello)

25 November 2011, hari ini adalah hari guru. Hari persembahan untuk seseorang yang mengabdikan hidupnya untuk orang lain, seseorang dengan cita dan tekad yang mulia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Memang, Hari Guru tidak setenar hari Kartini pada 21 April, juga kalah dengan peringatan hari Bhayangkara pada 1 Juli lalu. Hari ini, bagi sebagian orang, mungkin berjalan seperti biasanya tanpa fungsi refleksi dan memberikan penghargaan kepada sosok yang meletakkan salah satu dasar pertama hingga kita bisa jadi seperti sekarang. Tapi saya percaya tentunya kita berbeda, hari ini adalah hari besar dengan penuh penghormatan dan ungkapan terima kasih atas jasa mereka, para guru kita.

Sekarang ini, banyak orang senang mengajar. Buktinya kita punya banyak pemuda bangsa yang aktif turun untuk mendirikan rumah belajar gratis, atau juga mengajar melalui bimbingan belajar atau juga les privat. Atau bahkan yang sangat tenar belakangan tahun ini adalah bergabung dengan suatu lembaga yang mengirimkan pengajar muda ke pelosok negeri untuk mengajar anak-anak bangsa yang jauh dari kota Jakarta. Hal ini baik dimaknai secara positif, Indonesia miliki banyak aset bangsa yang punya jiwa sosial tinggi. Tak lagi mereka sibuk menghabiskan waktu untuk dirinya sendiri, tetapi bagaimana mereka belajar untuk membantu kehidupan orang lain menjadi lebih baik.

Semuanya tentunya dimulai dari semangat berbagi dan semangat untuk mewujudkan bangsa yang cerdas. Tak apa bila hanya dilakukan di lingkungan sendiri, karena kami percaya sesuatu yang besar tentunya dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten.

Tetapi rasanya perlu, hari ini kita sejenak merefleksi nasib guru-guru kita yang jelas selamanya menginspirasi tetapi kesulitan hidup bagi diri sendiri. Pemuda bangsa memang senang mengajar, tetapi itu kita lakukan sebagai pekerjaan sampingan kita. Kita mengajar untuk mengisi waktu luang kita agar bisa bermanfaat untuk yang lain.

Seberapa banyak sih dari kita yang benar ingin jadi guru di tempat terpencil tanpa sarana dan upah yang mumpuni? Prediksi saya tidak banyak. Oleh karena itulah pengorbanan guru-guru kita perlu kita hargai setinggi mungkin. Mereka rela bertahan berprofesi sebagai guru dengan sambilan tukang ojek mungkin juga pedagang kecil-kecilan. Mereka mengabdi, benar mengabdi.

Merefleksi diri tentang hal di atas semoga membuat kita tetap semangat dan tidak merasa cepat puas dengan apa yang sudah kita lakukan untuk mengajar di lingkungan sekitar kita. Rasanya perlu terkadang kita berkaca, bahwa usaha hingga lelah yang kita rasakan belum apa-apa dibanding guru-guru kita yang bahkan mengabdikan seluruh hidupnya untuk mengajar.

Kita mungkin masih menjadikan mengajar jadi kerjaan sambilan, tetapi mereka berbeda. Kita pun mungkin dibayar dengan gaji yang besar, sedang tetap mereka tidak. Tetapi ketulusan mereka tetap mengalir. Ya, kita harus banyak belajar dari mereka. Guru itu seumur hidup menginsipirasi.

Terima kasih kepada seluruh guru Indonesia, semoga Indonesia lekas menjadi bangsa yang cerdas. Pula bangsa yang mampu menghargai pengorbanan guru-gurunya.

Haniva Az Zahra
Peserta Program Pembinaan SDM Strategis Nurul Fikri(//rfa)

Kamis, 27 Oktober 2011

Keluarga Mahasiwa

Bismillahirrohmanirrohiim...

Hari Sabtu, 22 Oktober 2011 setelah pengumuman kelulusan seb
agai keluarga mahasiswa(kema) FKG unpad 2011 kami tetap melaksanakan mabim(masa bimbingan) terakhir dimana rumor-rumornya mabim hari terakhir adalah mabim terseru nantinya. Diawali dengan mentoring lalu di bagi-bagiin sovenir fosikagi (forum silaturahmi keluarga islam kedokteran gigi) dan tibalah kita dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok. Saya mendapat kelompok 4 bersama Nafisa, Grace, Dio, Ridha, Nita, Rahmi, Nurul, dan lain-lain. Kita mengadakan semacam outbond, dimana pada setiap post kita diperkenalkan tentang UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang terdapat di FKG unpad.

Pada post pertama, kami diperkenalkan UKM olahraga sepert
i pimpong, basket, dan futsal. Sehingga games yang harus kita mainkan adalah menutup mata sambil bola basket diputarkan di badan, pimpong, dan menendang bola setelah berputar 5 kali dan tanpa melihat juga.
Post kedua, kami diminta kakak senior untuk menggambar lalu
merangkai menjadi suatu cerita.
Post ketiga, kami diminta untuk berkreasi dengan alat-alat seperti galon dan sambil menyanyikan lagu. Post ini memperkenalkan PSM, dan perkusi.
Post keempat, kami bermain games tali yang dililit untuk disusun me
njadi lingkaran.
Post terakhir, kami diperkenalkan tatra(tarian tradisional), saman, dan MD (Modern dence).
Setelah kami diperkenalkan dengan berbagai UKM tersebut, kami
kembali ke gedung FKG dan kami diberikan beberapa pengumuman sebelum pulang.

Ya, kelompok saya dinobatkan sebagai kelompok terbaik. Alhamdulillah euy!
Setelah itu, kami meminta kakak panitia untuk menunjukkan jargonnya saat mabim angkatan mereka. Lucu juga.
Sebagai penutupan kami berdoa bersama, saat doa selesai saya
bingung dari arah belakang seperti ada yg melempar lastik yang didalamnya ada air. Ternyata itu kakak panitianya! hha
Makasih banyak ka atas bimbingannya selama ini, dan mulai ha
ri ini saya resmi menjadi bagian dari keluarga mahasiswa FKG Unpad. Tetap semangat para generasi penerus untuk membuat FKG Unpad menjadi lebih baik
.Photo 1 : Saya masih semangat pamerin stiker buat kelompok terbaik

Photo 2 : mulai pakai gaya andalan saya nyengir

Photo 3 : mulai capek hhe
Alhamdulillah resmi menjadi anggota Keluarga Mahasiswa FKG Unpad,
Hansya

Kamis, 24 Maret 2011

Makna Belajar

Bismillahirrohmanirrohiim

Saya ingin berbagi cerita tentang teman yang juga merupakan adik bagi saya, Amanatulhay Pribadi.
Semangat belajarnya yang ingin saya ikuti, luar biasa sungguh.

Waktu kelas X, dalam pelajaran agama islam kami sempat diajukan pertanyaan oleh guru kami, Ust.Teguh.
"kamu belajar sebenarnya untuk apa?"
Satu per satu kami menjawab, hingga sampai padaku dan aku menjawab "mencari ridho Allah pak",
jawaban yang sangat santri dan sangat membuktikan bahwa saya adalah lulusan pesantren. Hehe, tapi jujur secara makna saya belum merasakan secara mendalam. Hingga akhirnya ana menjawab,
"Mencari ilmu Allah buat memajukan Islam pak". Aku diam sejenak, meresapinya hingga memaknai titik itu.

Ya, belajar bukan sekedar meraih Ridho Allah secara global, lebih rincinya adalah meraih ilmu Allah.
Belajar juga bukan sekadar bersaing dengan teman untuk meraih peringkat.
Belajar melebihi semua itu.
Pemahaman yang didapatkan hingga tujuan dalam menuntut ilmuNya.
Jazakillah khoiron adikku buat pemaknaannya.
Ilmu padi yang kau contohkan akan jadi pelajaran berharga buat kakakmu ini yang masih banyak belajar darimu.
Sungguh kita akan selalu merasa malu saat mengetahui bahwa ilmuNya cukup luas.
Wallahhu 'alam
Hansya

Sabtu, 19 Maret 2011

Kamu(selalu)Menjadi Motivasi Saya

Bismillahirrohmanirrohiim

Bercerita tentang sahabat saya ini, luar biasa memang orangnya, Shofiyah Sakinah.
MOTIVASI saya.
Saya berkenalan sejak kami satu Taman Kanak-Kanak di RA Bahrul Ulum, di kelas B saat dia baru datang dari Jerman. Orang tuanya mengenyam pendidikan S1 dan S2 disana. Tak heran pula, kalau memang dia sangat pintar. Namun saya sangat senang dia memiliki sifat rendah hati dan mau berbagi. Kami satu sekolah di SDIT As-salaamah, dan dia peringkat I saya masih selalu menjadi bayang-bayangnya di peringkat II. Sempat beberapa kali saya mengalahkannya, karena abinya mengambil study S3 di Korea Selatan. Subhanallah memang keluarganya sangat luar biasa dalam menuntut ilmu. Menginjak SMP kami berpisah, ia memilih SMPIT Al-kahfi boarding school di Sukabumi dan saya memilih SMP Islam Nurul Fikri Boarding School di Anyer, namun kami masih tetap saling surat menyurat sekaligus berbagi kabar tentang pembelajaran kita. Saat kami menginjak kelas 3 SMP, kamipun berbagi informasi tentang SMA yang akan kami pilih : MAN Insan Cendekia, Serpong. Perjuanganpun kami lalui saat ujian masuknya. Dia lolos dan saya tidak. Mungkin Allah memberi jalan terbaiknya dengan beasiswa di SMA IC Alkausar. Memang awalnya saya sempat kecewa, namun saya yakin bahwa Allah tak pernah salah dalam menunjukkan jalan terbaikNya. Berusaha ikhlaspun menjadi salah satu jalan saya. Kami masih saling berbagi permasalahan di SMA dimana saya terkadang sering kesulitan dalam bidang Matematika yang merupakan keahliannya. Berbagi tips dan saling mendoakan :)Her:
Brounschweight, April 7 1993

MAN Insan Cendekia Serpong
Love math
Padang murni

Me:
Jakarta, March 8 1993
SMA IC Alkausar Sukabumi
Difficult at math
Sunda murni

Different between us, true like March and April.
Dan motivasi saya juga : Hafidzar Rohim (FTI pertanian-IPB), Dwi Mustika Handayani (FMIPA-Kimia UI), Sabila Nurul Haqi (FTI-UGM), Lazuardi Imami Abduh (FT Elektro UI).
Fastabiqul Khoirot dalam meraih ilmuNya.
Hansya

Jumat, 18 Februari 2011

Maaf,saya sudah terlanjur cinta!

Bismillahirrohmanirrohiim

Permohonan maaf saya kepada teman, kakak kelas yang telah bertanya kepada saya tentang sekolah. Dan jujur semua berujung pada saran saya untuk menyekolahkan calon siswa di SMP-SMA Nurul Fikri Boarding School Anyer. Kembali jujur, memang saya terlalu mencintai sekolah itu.

Pertama, saat teman saya menanyakan tentang sekolah untuk adiknya dan ia meminta informasi tentang SMA saya saat ini yaitu IC alkausar, dan berujung kembali saya memberikan saran untuk memilih NFBS Anyer sebagai salah satu pilihannya. Maaf Alvin! Namun saya selalu mendoakan semoga saran saya bermanfaat dan adikmu mendapatkan sekolah terbaiknya. Amin
Kedua, kakak kelas saya sedang survey ke alkausar dan bertemu saya. Rindu memang. Namun, kakak kelas saya itu lebih banyak bertanya tentang alkausar karena memang adiknya sedang survey mencari sekolah. Lagi-lagi saya meminta kakak kelas saya itu untuk menjadikan NFBS Anyer sebagai pilihan untuk sekolah adiknya. Setelah itu, kakak kelas saya sempat chat dengan saya lewat FB dan kembali saya mengajukan NFBS Anyer. Semoga adiknya dapat yang terbaik ya ka Dienny:)

Memang sebenarnya apa sih kelebihan dari SMP-SMA Nurul Fikri Boarding School Anyer?
1. Sekolah Berasrama
Memiliki waktu 24 jam memiliki kegiatan yang terkontrol sehingga membentuk kepribadian yang baik.
2. Pengajar yang baik dan terbuka
Tidak mudah menemukan guru yang dapat dijadikan sebagai teman dan tempat curhat. Namun di NFBS kalian bisa menemukannya.
3. Memajukan IPTEK yang berbasis Islam
Berbagai olimpiade dengan pelatihan yang berbasis islam bisa ditemukan disana.
4. Lingkungan yang Islami
Lingkungan yang mendukung sehingga meyakinkan kita untuk bangga memiliki islam.
5. Harga yang Terjangkau untuk sekolah berasrama
Ini menjadi salah satu kriteria bila seseorang ingin menyekolahkan anaknya atau saudara ke sekolah berasrama.

Masih banyak lagi alasan kenapa harus memilih NFBS Anyer sebagai sekolah pilihan, seperti ukhuwah yang terasa terjaga hingga lulus dari sekolah tersebut, dan kegiatan-kegiatan islami yang berjalan konsisten seperti almatsurot, sholat dhuha,dll. Dan ternyata benar :
Ada seribu alasan mengapa orangtua menyekolahkan
anaknya di NFBS Anyer.

Semoga tips ini berguna bagi teman-teman yang membacanya dan mendapatkan sekolah yang terbaik bagi yang sedang bingung mencari sekolah. Semoga bermanfaat!
Sekali lagi maaf, saya sudah terlalu cinta:)
Hansya

Senin, 14 Februari 2011

valentine (?)

Bismillahirrohmanirrohiim

Saya seorang muslimah, dan bagi kami tidak ada perayaan valentine itu. Karena,kami menganggap bahwa setiap hari adalah hari kasih sayang buat kami. Rasa penasaranlah yang membuat saya mencari apa sih sebenarnya valentine itu?

Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine's Day), pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahankonsep-konsep macam ini diciptakan. ketika

Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk "valentines". Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap. Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu milyar kartu valentine dikirimkan per tahun.[1] Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.

Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.

Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya valentine itu Merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada Pacar ataupun kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta. (sumber:wikipedia)

Sejarah valentine juga merupakan budaya negeri barat yang mayoritas non muslim, sehingga tidak baiklah bagi kita dalam mengambil kebiasaan tersebut. Namun, dalam islam berbagi kasih sayanglah yang diperbolehkan. Karena sesama muslim adalah bersaudara, maka saling berkasih sayanglah kalian.

Thanks for Mila's chocolate, Ana's wafer and Ama's bembeng today! Semoga cinta kita tak hanya di dunia saja tetapi di akhirat kelak juga. Uhibbukum fillah...

Hansya