Tampilkan postingan dengan label Perjuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perjuangan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 September 2014

Meluruskan Niat menjadi Dokter

Bismillahirrohmanirrohiim

Halo teman2, ga kerasa ya kini sudah menginjak tahun ke-4 di FKG Unpad.
Kembali menelurusi 3 tahun perjalanan mengenyam pendidikan di FKG bukanlah hal yang mudah. Mulai dari praktikum, tutorial, dan lecture dari berbagai mata kuliah yang harus dihadapi.

Kemudian kembali dihinggapi pertanyaan:
" Buat apa sih selama ini berlelah-lelah belajar di FKG? Mau jadi dokter gigi seperti apa nanti?"

Selama liburan kemarin, pertanyaan ini mulai kembali timbul di benak saya.
Banyak teman-teman saya yang memiliki bermacam-macam mimpi ada yang ingin menjadi dentopreneur, dentomotherpreneur, dokter gigi rimba dengan melakukan pemerataan kesehatan gigi ke berbagai daerah, dll. Mereka memiliki mimpi yang bermanfaat bagi banyak orang.

Saya pun ingin bermanfaat bagi banyak orang, tapi dengan cara yang berbeda.
Saya menyukai dunia pendidikan.
Jadi ingat pertanyaan di sebuah film " Apa sebenarnya tujuan dari kehidupan? Yaitu memberikan warisan tentang ilmu pengetahuan". Ilmu pengetahuan yang ingin saya wariskan tidak hanya tentang kedokteran gigi saja (karena nanti saya ingin jadi dosen insya Allah), tentang pengetahuan agama seperti bahasa arab, Fiqh, Quran Hadits ingin saya wariskan juga (tentunya harus kembali banyak belajar lagi).
Dan satu lagi keinginan saya, menjadi Hafizhah.
Ini cita-cita saya sejak dulu, ingin menjadi dokter yang hafizhah, ga macem-macem. Mengingat banyaknya waktu yang sudah saya sia-siakan selama di dunia perkuliahan untuk menambah hafalan Quran membuat saya menyesal. Mumpung masih di usia produktif, bantu hamba ya Allah.

Menjadi dokter untuk memberikan banyak manfaat pada orang lain, bukan sekadar teori.
Selamat menempuh tingkat 4, semoga dimudahkan dan dilancarkan:)

Senin, 25 Agustus 2014

Aksel

Bismillahirrohmanirrohiim

Tulisan ini saya dedikasikan untuk adik perempuan saya satu-satunya yang juga adik terakhir saya, Hasna Karimah.

Assalamualaikum adikku,
Bagaimana kabarnya? Semoga baik-baik saja dan selalu jadi kebanggan Ummi, Abi, Teh Hani, Aa Hafizh, dan kang Hakim. Kemarin Ummi menelpon dan bercerita tentang Nana yang sedang digalaukan dengan urusan sekolah. Iya, Nana ditawari untuk masuk ke kelas akselerasi karena IQ Nana memenuhi syarat dan termasuk melampaui standar. Masya Allah, teteh ikut berbahagia.

Namun, teteh juga takut dengan sistem akselerasi yang katanya sangat padat. Dimana materi yang seharusnya 3 tahun akan dipersingkat menjadi 2 tahun. Ditambah lagi, di keluarga kita belum ada yang pernah ikut kelas akselerasi. Tapi hari inilah keputusannya. Nana sebelumnya diminta kita semua untuk istikhoroh karena memang SMA akan berpengaruh untuk perkuliahan nanti.

Dan Bismillah dengan segala pertimbangan dan izin Allah, semoga keputusan Nana menjadi keputusan terbaik dan berkah dimata Allah. Selamat mengarungi dunia akselerasi, semoga diberi kekuatan dalam menghadapi segala tantangan didalamnya. Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Salam sayang,
Teh Hani

PS:
Teman-teman teteh yang akselerasi juga hebat-hebat, ada Dwi Mustika, Sabila Nurul Haqi, Lazuardi Imami, Hafidzar Rohim.

Minggu, 11 Mei 2014

Indofood Leadership Camp (Part I)

Bismillahirrohmanirrohiim

Tak mau kalah dengan teman-teman saya di Indofood Leadership Camp I dan II. Sayapun ingin menuliskan pengalaman saya selama mengikuti pelatihan kepemimpinan tersebut.

Diawali dengan saya melamar beasiswa KSE dan Alhamdulillah saya lolos. Kemudian dalam beasiswa KSE tidak hanya mendapatkan uang saku perbulan saja, terdapat program dalam pengembangan potensi yang dimiliki oleh penerima beasiswa. Sebelumnya saya memilih untuk ikut pengembangan potensi di bidang profesional, namun yayasan berkata lain. Mungkin mereka melihat track record saya dibidang kepemimpinan yang bisa dibilang " yah lumayan", mereka memasukan saya ke Indofood Leadership Camp.

Tidak mudah mendapatkan program tersebut ternyata. Saya tetap harus mengikuti wawancara seleksi terlebih dahulu. Wawancara dilaksanakan oleh yayasan beserta pimpinan Indofood. Dari 4000 penerima beasiswa KSE, Alhamdulillah saya terpilih untuk ikut wawancara. Ketika wawancara pun, bukan hal yang mudah bagi saya dimana FKG sudah mulai masuk dengan jadwal padatnya. Karena masih merupakan minggu pertama di perkuliahan, hari ketika wawancara kuliah belum mulai aktif. Namun, ada berita bahwa ada praktikum tambahan jam 13.00, sedangkan saya harus wawancara jam 12.00. Dengan Bismillah saya memberanikan diri ikut wawancara tersebut. Ketika jam sudah memasuki pukul 12.00, saya belum dipanggil juga. Saya panik, dan semakin sering menghela nafas sambil melihat jam tangan

Sungguh pertolongan Allah itu dekat. Seseorang yang duduk disamping saya menawarkan nomornya untuk saya, karena nomor milik saya harus menunggu 2 orang terlebih dahulu untuk diwawancara. Alhamdulillah. Mulanya saya agak gugup ketika di wawancara, namun ketika mereka bertanya tentang mimpi saya saya bercerita panjang lebar sambil bersemangat. Ah mimpi-mimpi, saya terlalu senang jika harus bercerita tentang itu.

Tiba di pengumuman siapakah yang lolos untuk Indofood Leadership Camp Batch 6 tersebut. Sayapun memiliki harapan agar diterima. Alhamdulillah dari 300 orang penerima beasiswa KSE di Indonesia yang mengikuti wawancara, saya termasuk 130 orang yang diterima untuk ikut Indofood Leadership Camp. Allahhu akbar, Allah Maha mendengar doa2 hambanya. 

Bismillah, saya siap untuk mengembangkan potensi di bidang kepemimpinan bersama 129 orang yang akan menemani saya di Yogyakarta dan Magelang selama 9 hari. Bersambung...

Sabtu, 24 November 2012

Selamat Hari Guru!

Bismillahirrohmanirrohiim

Untuk semua guru yang membimbing saya hingga kini menjadi mahasiswa kedokteran gigi.
Guru-guru di SDIT As-salaamah,
Guru-guru di SMP Islam Nurul Fikri Boarding School,
Guru-guru di SMA Insan Cendekia Alkausar,
dan paling utama untuk UMMI
guru pertama yang saya jumpai saat di dunia, dan juga merupakan guru bahasa Indonesia di Sekolah Dasar.

Jasamu tak dapat digantikan dengan apapun. Sang pelita dalam kegelapan.
Tanpamu apa jadinya aku, tak bisa baca tulis mengerti banyak hal.
Guruku terimakasihku.

Rabu, 17 Oktober 2012

SOOCA DSP 2

will be held on Wednesday-Thursday, October 31/November 1 2012
DSP 2 include Oral case, orthodontia, pedodontia.

Bismillahirrohmanirrohiim

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa” 
artinya: Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.

Minggu, 16 September 2012

About Dentist

Bismillahirrohmanirrohiim

Saya melihat ada buku teman seperjuangan saya di FKG, namanya Rifaah Mahmudah. Buku itu berjudul Gigi Sehat dan Cantik Perawatan Praktis Sehari-hari yang ditulis oleh drg Donna Pratiwi, Sp. Prosto. Ifah yang memiliki buku ini memang punya banyak sekali buku tentang kedokteran gigi (jadi iri deh). Mungkin karena dua orang kakaknya yang juga dokter gigi. Dalam buku ini banyak sekali penjelasan tentang gigi sehat, dan yang terpenting ada 2 point utama yang wajib diketahui masyarakat.

Yang pertama adalah kiat memilih dokter gigi.
Profesi kedokteran memang seperti itu, dia tidak boleh memilih pasien tetapi pasien boleh memilih siapa dokternya. Maka dari itu masyarakat harus pandai dalam memilih dokter gigi. Berikut kiat memilih dokter gigi:
Sesuai Kebutuhan
Sebagian dokter gigi umum menyediakan jasa perawatan yang lebih luas cangkupannya. Jika anda ingin dirawat dengan tenaga spesialis tetapi kurang paham bidang spesialisasi yang mana yang sesuai kebutuhan Anda, Anda dapat mengunjungi dokter gigi umum dahulu. Dokter gigi umum akan menjelaskan dan merujuk Anda ke tenaga spesialis yang tepat.
Perawatan Detail dan Menyeluruh
Dokter gigi yang baik harus memperhatikan dengan detail mengenai kondisi yang dialami tiap pasiennya. Pemeriksaan klinis meliputi inspeksi seluruh gigi geligi, gusi, lidah, bibir, pipi bagian dalam, kulit sekitar wajah dan leher. Dokter gigi kemudian akan menjelaskan hasil pemeriksaannya dan menyarankan rencana perawatan jika ada masalah yang ditemukan.
Kualitas Perawatan
Lamanya hasil suatu perawatan dapat bertahan tidak hanya karena kualitas perawatan yang baik dari dokter gigi, tetapi juga memerlukan kerja sama pasien untuk mengikuti aturan pemeliharaan di rumah seperti yang disarankan dokter.
Tidak Harus Mahal
Kualitas perawatan yang baik tidak selalu harus mahal. Besar kecilnya biaya perawatan gigi sangat bervariasi tergantung dokter gigi yang dipilih. Dokter gigi yang baik akan melakukan diagnosis lengkap, menyusun rencana perawatan lengkap dan menjelaskannya kepada Anda. Oleh karena itu, Anda perlu menanyakan secara detail jenis tindakan apa saja dalam sederet rencana perawatan yang disarankan dokter gigi anda.
Rekomendasi Orang Lain
Orang yang Anda percayai opininya yang puas dengan pelayanan dokter gigi mereka adalah cara terbaik untuk menentukan dokter gigi mana yang ingin Anda kunjungi.

Yang kedua adalah ciri-ciri dokter gigi yang baik.
Hal ini selain sebagai pengetahuan masyarakat, bagi dokter gigi ataupun calon dokter gigi juga wajib tahu. Sehingga bisa belajar menjadi dokter gigi yang baik.

  • Memiliki ketelitian, keterampilan, dan pengetahuan yang menyeluruh.
  • Memiliki tingkat perhatian yang tinggi terhadap kondisi pasien ddan bukannya jumlah pasien.
  • Melakukan pemeriksaan, diagnosis, dan memberikan rencana perawatan lengkap serta penjelasan yang dibutuhkan pasien.
  • Hasil perawatan yang dapat mengembalikan fungsi dan estetik gigi serta dapat bertahan lama
  • Sering direkomendasikan oleh kenalan atau orang-orang terdekat.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi teman-teman yang akan melakukan perawatan ke dokter gigi ataupun para rekan sejawat (calon dokter gigi) agar terus semangat menjadi dokter gigi yang baik. Dan doakan saya agar selalu semangat dalam mempelajari ilmu kedokteran gigi yang luar biasa ini ya.

Sekalian pengen mengucapkan yang tertinggal saat 12 September kemarin...

Selamat hari kesehatan gigi dan mulut dunia. Jangan lupa sikat gigi 2x sehari. Stay senyum sehat:D

Salam saya, drg Hanifah Syahidah, Sp.PM (Allahumma Amiin)

Rabu, 29 Agustus 2012

1 Litre of Tears

Bismillahirrohmanirrohiim

Terserah pembaca bagaimana menilai saya yang baru saja menonton film ini, duuh super telat 2012 kali ya hhe. Tapi, saya suka sekali film ini. Ya cukup menghabiskan 1 liter air mata saya yang tiap episodenya membuat saya menangis.

Banyak OST nya yang ngena banget. Tapi saya cantumin salah satunya saja. Ya, penyemangat saya dikala cita-cita saya yang ingin menjadi dosen agak terlihat sulit karena IPK saya belum mencukupi. Semangat meraih lebih baik lagi, bismillah.

On the other shore of sadness
It is said that there is a smile
Finally we arrived
But are we waiting for?
The purpose is not to run away
It's to chase after dreams
We should have gone out to travel
On that summer day so long a go
Even tomorrow, if you see it
Though there isn't a sigh either
Like a ship going against the current flow
Right now, go forward, move ahead
The place that shrowded in pain
Is where happiness waits, they say
I am still searching 
It's like an out of season sunflower
If you clench your first too tight
And wait for the morning light
Your nails become red with blood
And shining tears begin to flow
Even if you're left in solitude
With only the moonlight to depend on
Fly away using featherless wings
And keep moving forward
Even if it cuts through the rain and clouds
The wet roads shine
Only the dark will teach
A stronger and stronger light
Be strong, Go forward, move ahead

Dari film ini saya mendapatkan banyak hikmah yang salah satunya meskipun Aya-chan sudah divonis mengidap penyakit yang tak bisa sembuh dia masih berusaha untuk bermanfaat bagi yang lain. Walaupun dia sering bertanya untuk apa dia hidup tapi dia terus berusaha.

Semoga saya bisa mempunyai semangat untuk bermanfaat bagi orang lain. Ini juga merupakan alasan kenapa saya jatuh cinta pada profesi kedokteran:)
"Khoirunnaas anfaukum linnaas (Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain)"

Saya juga sempat cari bukunya di 3 toko buku, tetapi belum ketemu-ketemu:(
Teman-teman kalau ada yang punya boleh pinjami saya hhe.

Sabtu, 07 Juli 2012

UAS

Bismillahirrohmanirrohiim

Refleksi tentang nilai-nilai UAS semester II yang kurang memuaskan membuat saya sedih.
Jujur memang usaha saya tak seperti teman-teman saya yang berjuang keras sampai begadang dan membaca materi dengan diulang. Entah kenapa saya tidak memiliki usaha lebih seperti mereka.

Padahal...
saya sadar bahwa saya tak terlalu mudah mengingat
saya sadar bahwa saya tak mudah memahami materi

Semoga kejadian seperti ini tak terulang lagi.
Jangan hanya diucap dalam mulut tetapi direalisasikan.
Ketika kamu menjadi dokter/dokter gigi belajar keras adalah konsekuensinya karena profesi tersebut adalah Long Live Learner.
Karena sebagai mahasiswa amanah utamamu adalah Belajar. Bismillah, semangat!

Jumat, 06 Juli 2012

SOCA!

Bismillahirrohmanirrohiim

SOCA
Alhamdulillah hari ini saya dan teman-teman FKG Unpad 2011 ujian parasitologi dalam bentuk SOCA (Student Oral Case Analysis) bentuknya seperti presentasi dengan alur kita diisolasi di suatu ruangan untuk menunggu berlanjut dengan menulis kasus yang telah kita analisis di flipchart. Lalu dipresentasikan di depan 2 dokter dalam suatu ruangan, dan senangnya aturannya adalah dokter tersebut menyimak dan tidak diperbolehkan untuk bertanya. Berbeda dengan FK yang tulisan SOOCA nya memiliki huruf O kedua yaitu Objectif. Mungkin dikarenakan dalam ujian tersebut sangat berpengaruh dosen sehingga tidak ada O untuk Objectif.

Saat melihat kasus yang tertera adalah Allahhu akbar, itu bukan merupakan cacing yang saya pelajari selama persiapan SOCA, namun dengan sisa-sisa ingatan setelah UAS kemarin saya menulis analisis, bismillah. Kemudian selama presentasi di depan drg Ervin (dokter matkul Fisiologi) dan drg Winny (dokter matkul histologi) tidak ada pertanyaan sama sekali. Saat akan berbicara, saya ingat ketika belajar bersama tadi malam bersama Erni, Husna, dan Ifah. Saya sangat menyukai gaya berbicara Husna yang tenang dalam latihan presentasi kemarin. Akhirnya saya mencoba untuk mengikutinya, tapi lama-kelamaan kembali saya berbicara agak cepat dan karena waktu tersisa masih agak lama drg winny menggunakan sisa waktu tersebut dengan bertanya. Entah kenapa saat ditanya dan saya tidak mengetahui jawabannya, saya bilang tidak tahu. Satu pertanyaan yang saya tidak bisa jawab, dan satu pertanyaan lagi hanya tahu bagian depannya saja:( Dan saat pemberitahuan nilai terdapat sedikit percakapan antara saya dan drg Ervin dan drg Winny:
E : "Kamu ngulang ya, nilai kamu 60."
H : "Oh iya dok" (pasrah karena memang saya tidak mempelajari cacing tersebut)
E + W :  tertawa
E : " Ga ko, kamu lulus. Nilainya 80,5 mau ga?"
H : " Mau dok:)"
E : " Coba tadi pertanyaan saya, lesi di sudut bibir namanya apa?"
H : " Ga tau dok"
E : " Padahal tadi sudah saya bilang 2 kali loh!"
H : " Saya memang begitu dok, kalau hanya mendengar tidak bisa langsung ingat. Harus ditulis"
E :" Ya, kalau kamu punya waktu jangan lupa ke dokter THT"
H : " Sudah ko dok"
E : " Lalu apa kata dokternya?" (sambil tertawa dan drg Winny pun tertawa juga!)
H : " Telinga saya normal ko dok"
E : " Kalau bukan telinganya yang salah, berarti otak kamu yang salah."

setengah tertawa, setengah sedih.
Gak serius kan ya dok? :p


Alhamdulillah lulus, dengan nilai 80,5 yang masih terangkum kelompok A.
Saya nazar kalau lulus SOCA akan donor darah hari minggu ini.
Bismillah, semoga darah saya bermanfaat! (Baru pertama kali loh donor darah)

Sabtu, 07 April 2012

Royal Wedding

Bismillahirrohmanirrohiim

Barakallah buat teh Hani FKG Unpad 2006 dan kang Ahmad FTIP 2005. Semoga menjadi keluarga sakinah ma waddah wa rahmah. 


Ah, jazakillah katsiir teh Hani sudah mengundang saya, Hani yang masih menginjak semester II di FKG Unpad yang juga perjalanan perjuangannya masih panjang. Entah kenapa hari ini saat saya menghadiri pernikahan itu, saya banyak sekali merenung. Ya, tentang pelajaran yang saya dapati dari pernikahan teh Hani:)

Pertama, saya datang dari nangor jam 6 pagi karena terlambat saya tidak datang bersama kosan saya, Azzahra. Tetapi, bareng kakak dari kosan Averous. Dan Alhamdulillahnya saya masih dapat melihat menyaksikan akad nikah. Dimana sebelum akad diadakan taushiyah pernikahan, ya yang isinya tentang Pernikahan ini bisa dibilang royal wedding karena meskipun yang menikah bukan raja atau ratu tapi pernikahan yang mempunyai misi menunaikan sunnah Rasulullah. Dan ada kalanya menikah itu berusaha mencintai orang yang dinikahi.
Aduh, taushiyah ini langsung menyentuh hati saya euy, dimana sebelumnya saya selalu bilang bahwa cinta zaman sekarang itu ga buta. Memang tak buta, tapi keikhlasan itu sangat perlu dalam kehidupan nyatanya.

Kedua, baru kali ini saya mengikuti undangan walimahan dan menjadi ingin banyak belajar tentang ilmua Allah dulu. Entah kenapa, mungkin karena dengan menikah kita harus saling memahami satu sama lain, apalagi jika menjadi istri haruslah patuh pada suami.Manajemen waktu yang saya bayangkan akan lebih sulit jika menikah, sehingga enak juga ya sepertinya untuk menikmati belajar dulu hhe atau menikah dengan orang yang juga cinta dengan ilmu Allah.

Ah, saya Hani 2011 yang perjalanan perjuangannya masih panjang. Dan masih harus belajar banyak tentang ikhlas dan ilmu Allah yang luas itu. Hadapi yang ada di depan mata dulu, and let Allah walk His plan.
Insya Allah. Semangat UTS FKG Unpad 2011 moga dimudahkan Allah:)

Kamis, 23 Februari 2012

Ahlul Quran

Bismillahirrohmanirrohiim

Diambil dari blog sahabat saya, Sabila Nurul Haqi.
Ayo pel kita berfastabiqul Khoirot mencintai Al-Quran:)

Ya Hamilal Qur’an..

“Wahai pengemban Al Quran, Ar Rahman sungguh telah mengkhususkanmu, dengan keutamaan dan mahkota-mahkota, dan ruh serta tumbuh-tumbuhan yang harum semerbak.
Wahai yang selalu menetapi tartil Al Quran, untuk berdzikir dan merendahkan diri (di hadapan Allah), kegembiraanmu pada hari keberangkatan (kematian) akan mendapatkan kemenangan berupa pengampunan.
Wahai pembaca ayat (Al Quran), dalam keramaian maupun dalam kesendirian, langit-langit bercahaya karenamu dan alam semestapun berseri.
Wahai pengemban Al Quran…”
kinda interesting, Ya Allah. sabil dan pembaca pasti ingin menjadi salah satu ahlu qur'an, Orang kepercayaan Allah sebagai Hafidz/ah (penjaga) kalimahnya di muka bumi yang jaminannya menjadi bagian dari keluarga Allah..


ا للّهُمَّ انْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ الْعَظِيْمَ رَبِيْعَ قُلُوْ بِنَا وَ جَلَآءَأَحْزَا نِنَا وَنُوْرَ صُدُوْرِنَا وَ ذَهَابَ غُمُوْمِنَا وَهُمُوْمِنَا
اللّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ أَهْلِ الْقُرْآنَ الَّذِيْنَهُمْ أَهْلُكَ وَخَآصَّتُكَ يَآأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
“Ya Allah.. jadikanlah Al-Qur’an-Mu Yang Agung, taman bunga hati kami…
penghilang rasa sedih kami, (menjadi) cahaya hati kami, dan pengusir gundah gulana kami.
Ya Allah.. jadikanlah kami keluarga Al-Qur’an,
yaitu orang-orang yang menjadi keluarga-Mu dan yang Engkau khususkan.. Yaa Arhamar Raahimiin…”

***
Ya Allah, aku jadi paham pikiran adikku yang paling kecil, Hasna Karimah.
Adik perempuanku yang pinter sekali yang sangat kuharapkan kehadirannya dulu, yang memiliki nilai 10 untuk Matematika dan IPA di UN SDnya memilih SMP penghafal Quran. Walaupun dengan perkataan polosnya "Iya teh, aku pengen jadi dokter yang juga Hafizah". Ah, adikku begitu indahnya jalan yang kau pilih dan kuatnya mimpi itu tak membiarkan alasan aku agar kau pindah dari pesantren itu karena aku ingin kamu bersekolah di NFBS seperti kakak-kakakmu yang lain. Nana, teteh cinta nana karena Allah...
Subhanallah, ayo kita berlomba untuk mempersembahkan mahkota untuk Umi-Abi di yaumil akhir nanti:)
Bismillah...

Minggu, 29 Januari 2012

"Orang kuliah itu gampang ditebak antara mereka yang berjuang keras dan yang tidak"
__ Abi __  

Kamis, 26 Januari 2012

Belajar di Kereta

Bismillahirrohmanirrohiim

Setelah berlibur di rumah kakek dari umi saya yang terletak di Rawamangun, Jakarta timur. Sayapun diajak kakek saya ke rumah saudara saya yang berada di Tambun, Bekasi. Dan selama perjalanan baik berangkat ke Rawamangun dan Bekasi, dan pulang ke Rawamangun dan Serpongnya kami (Saya dan kakek saya) menggunakan jasa kereta api. Selama di kereta api saya banyak mengambil pelajaran dari sekitar saya.

Pertama, saya belajar: jangan mengambil keputusan terlalu cepat yang saya dapat dari penjual salak.
Saat saya sudah terlalu bosan dengan para penjual yang pantang menyerah dalam menjajakan jualannya. Penjual salak lewat di depan bangku barisan saya, sambil terus berteriak-teriak " Ya, salaknya 5000 dapet 8", dan seorang bapak-bapak tertarik dengan tawaran si penjual salak itu yang akhirnya membelinya. Tidak lama setelah bapak-bapak itu membeli ada penjual salak lain yang menawarkan "Ngabisin, ngabisin, 5000 dapet 10". Semua penumpang di barisan saya melirik bapak-bapak yang membeli salak itu sambil malu-malu.

Kedua, saya belajar: tetap menjaga kebersihan meskipun di dalam kereta api.
Diantara semua penjual yang berlalu lalang di hadapan para penumpang adalah penyapu sampah yang berada di lantai kereta. Kadang penyapu ini seakan-akan menyindir para penumpang agar selalu menjaga kebersihan di dalam kereta.

Ketiga, saya belajar: pantang menyerah dalam berusaha.
Kau tahu teman, bahwa berapa kali penjual frame foto itu melintas bangkuku? Lima kali dia bolak-balik. Subhanallah, jadi malu dengan penjual frame foto itu meskipun siang hari tetap berjuang untuk menjual dagangannya demi sesuap nasi. Berbeda dengan saya yang kadang menyerah dengan praktikum-praktikum yang FKG berikan sebagai tahap pembelajarannya.

Bismillah, belajar dari setiap sudut kehidupan.
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal". (QS. Al-Imran:190)

Jumat, 23 Desember 2011

Baksos BSMI 2011

Bismillahirrohmanirrohiim

Rabu, 21 Desember 2011

Malam Rabunya tiba-tiba saya mendapat telpon dari teh Hani FKG 2006, yang sempat dikenalkan dengan saya karena dulu teh Hani ini ngekos ditempat yang sama dengan saya. Namun sekarang karena beliau sudah co ass di RSGM Sekeloa, teh Hani tinggal di rumahnya sendiri yang berada di Lembang. Ternyata beliau menelpon saya untuk mengajak saya mengikuti baksos. Saya tertarik dan juga agak malu untuk menolak ajakan tersebut. Hingga jadilah saya mengikuti baksos itu. Saya ajak teman kosan saya, yang juga anak FKG 2011 Husna. Makasih banyak Husna udah mau ikut nemenin hhe:)

Saya cukup penasaran dengan baksos tersebut. Akhirnya saya tanya siapa pelaksana baksos itu. Teh Hani bilang itu yang ngadain BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia) bekerja sama dengan ertamina dan diadakan di SDN Kamojang, Bandung. Saya kaget, dan saat itu juga saya langsung banyak tanya sama Erni yang lebih berpengalaman karena dia anak Volunteer Doctor (Vol-D). Saya bilang kalau dia besok ga ada TOEFL saya ajakin deh. Akibatnya ketika tanggal 21 Desember hari H (yang mendadak sekali tanpa banyak persiapan dan diberitahukan H-1) saya banyak minta maaf sama teh Hani, "Maaf ya teh, kita belum pengalaman.", "Ga papa yang penting kalian bisa belajar dari sini." Ah teh Hani, baik sekali. Doakan saya supaya bisa menjadi teh Hani di 2011 ya teh;)

Acara pertama adalah penyuluhan, awalnya udah disiapin ppt tapi ga jadi katanya mau pake flip chart yang saya pegang. Tapi akhirnya tetep pake ppt:)


Acara berlanjut ke acara kedua, yaitu gosok gigi bersama. Terus kita cari yang gosok gigi paling bersih nanti dapet doorprize. Berhubung saya megang anak-anak kelas I SD. Saya juga yang nunjuk pemilik gigi terbersih buat kelas I nya. Tapi sayangnya saya ga foto sama pemilik gigi terbersih tersebut karena ada adek kecil yang punya mata bagus banget bulet dan coklat, tapi giginya ga terlalu bagus. Akhirnya kita foto bareng. Makasih adek, ayo putih-putihan gigi sama teteh:)

Dan acara terakhir yaitu periksa gigi gratis, saya menjadi bagian meja pendaftaran. Banyak adik-adik yang takut diperiksa giginya gara-gara ngeliat gigi temennya dicabut. Saya cuman bilang "Kalau giginya bagus dan ga ada yang goyang ga akan dicabut ko". Well, rayuan saya maut juga dan ngebuat adik-adiknya pada berani maju ke operatornya. Ada drg.Iting, teh Hani FKG 2006, dan kang Indra FKG 2004. Ah, ngeliat akang-teteh pada meriksain gigi anak-anak, jadi pengen ambil spesialis konservasi Gigi Anak euy.

Pelajaran yang saya ambil dari Baksos BSMI banyak sekali, diantaranya:
1. Setiap anak Indonesia memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan dimanapun mereka berada, baik di pedesaan maupun di perkotaan.
2. Pengabdian pada masyrakat itu memiliki kepuasan yang tidak bisa diungkapkan, terutama kepuasan di hati.
3. Setiap perusahaan yang beroperasi di  suatu daerah wajib mengembangkan daerah tersebut, baik dari pendidikan, kesehatan, dll.
4. Dokter maupun dokter gigi dalam melaksanakan profesinya harus dilandasi keikhlasan.
5. Kalau nanti suami saya dokter, saya mau ngadain pemeriksaan kesehatan buat baksos bareng hhe:)

Selesai dari acara tersebut, saya kaget karena diberi amplop oleh teh Dirun, salah satu kakak yang juga mengikuti baksos tersebut. Alhamdulillah, dan ini gaji pertama saya sebagai mahasiswa kedokteran gigi.


Namun, pada akhirnya tetap dalam profesi kesehatan itu kita harus mengutamakan keikhlasan.
Ya, insya Allah.

Sabtu, 03 Desember 2011

Dalam Rindu

Bismillahirrohmanirrohiim

Untuk abi yang sedang menuntut ilmu Teknik Metalurgi dan Material tingkat S3 di Universitas Indonesia.

Tak bisa aku bayangkan bi,
pengorbanan abi untuk menuntut ilmu di usia yang tak lagi muda
perjuangan abi untuk tetap berusaha menafkahi anak dan keluarganya
namun...
sempat aku melihat kau manangis bikarena sidangmu harus di ulang minggu depannya,
sempat aku melihat kau sangat bahagia jika anak-anakmu ikut mendukung disertasimu,
dan tak pernah aku melihat kau lelah belajar ilmu Allah itu.

Ya Allah,
jika dibandingkan dengan aku yang masih di semester I tak ada apa-apanya.
Malu kalau aku sudah mulai lelah dan mengeluh.
Malu kalau aku menyerah dengan tugas-tugasnya.

Abi, jazakallah katsir.
44 tahun dirimu sedangkan 18 tahun aku yang kadang sering mengeluh akan proses belajar ini sangat berharap semangatmu yg luar biasa itu bisa hadir dalam diri putrimu.
Belajar tak mengenal waktu, bahkan usia.

Aku masih ingat bi, setiap buku TOEFL yang dimilikiku masih ada tanda tangan pemilik awalnya, dan itu tandatangan abi.
Hansya

Senin, 07 November 2011

Bismillahirrohmanirrohiim

Dear dentistry,

I'm really trying NOT TO GIVE UP right now

Sincerelly yours,
Hansya

Jumat, 21 Oktober 2011

Semangat itu...

Bismillahirrohmanirrohiim

Ketahuilah kawan, semangat itu datang dari sudut manapun yang Allah kehendaki.

Saat saya mulai merasa lelah dengan kegiatan padat ini, di tengah praktikum ITMKG (Ilmu Teknologi Kedokteran Gigi Material) hari ini, mungkin Allah mendengar permintaan saya agar selalu diberi kekuatan untuk menghadapi hari-hari dalam perjuangan mencapai cita-cita.

Ketika itu saya sedang minta acc kan bagian bidang lingual-palatal dari gigi lilin saya, dan dokter gigi Sujarwo yang akan meng-acckannya. Sebelumnya dokter Sujarwo menanyakan teman sebelum saya tentang anatomi gigi. Beberapa kali saya ikut menyimak dan mencoba menjawab. Giliran sayapun tiba, tanpa bertanya tentang anatomi gigi dokter itu langsung meng-acc lilin gigi milik saya, walaupun jujur gigi lilin buatan saya tak sebagus teman-teman saya, sambil berkata dokter sujarwo menandatangani lembar acc saya " Saya tahu memang ga mudah membuat ini", ujar beliau.

Saya cuma bisa tersenyum, ya sebagai calon dokter gigi tangan saya harus lebih banyak berlatih.

Lalu dokter itu kembali bertanya, " Kamu sekolah dimana?"
"SMA Alkausar boarding School dok", jawab saya dengan mantap.
Sambil tersenyum dokter itu bilang, " Harus pinter ya kamu belajarnya"

Selama praktikum saya ulang kata-kata itu lagi. Sungguh ada semangat yang membuat saya kembali harus menghadapi kegiatan saya dengan mata terbuka dan tidak setengah terbuka. Allah, kau memberikan semangat itu dari dokter pembimbing yang selama ini selaluku anggap dokter pembimbing itu adalah orang-orang yang selalu bersikap dingin. Luar biasa Allah.
Kembali aku pikir sejenak, itu amanah.
Ya sebuah amanah, dan bantu hamba menjaga amanah itu ya Allah.
Hansya

Selasa, 11 Oktober 2011

Ujian Tengah Semester

Bismillahirrohmanirrohiim

Menjelang Ujian Tengah Semester sebagai mahasiswa baru di FKG Unpad.
Membuat saya takut, cemas, bahkan merasa stress bila mendengarnya saja.
Cara belajar yang masih harus beradaptasi dengan belajar di saat SMA, belajar di kosan hingga larut malam dan ga membuat maksimal di kelas, juga banyaknya godaan-godaan untuk ikut organisasi hhe.

Namun, kunci sukses untuk belajar di kedokteran maupun kedokteran gigi adalah BACA.

Luar biasa sekali, wahyu pertama itu menjadi kunci untuk menuntut ilmu, meraih ilmu, dan merasakan indahnya ilmu yang Allah miliki. IQRA. IQRA. IQRA. Bacalah. Bacalah. Bacalah.
Dari ayat ini, saya mulai mengerti setiap ayat dalam Al-Quran itu bukan hanya firman Allah yang sulit dipahami. Bahkan ayat ini masuk dalam kehidupan di dunia perkuliahan saya. Allah ....

Dan, kenapa masih harus takut dengan UTS sayang?
Kalau dalam Al-Quran sendiri Allah berfirman:
" Maka setiap kesulitan pasti ada kemudahan"
"Allah maha mendengar lagi maha mengetahui apa yang kamu kerjakan"
dan satu yang Allah sangat sukai dari hambanya yaitu "Dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikutnya yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat, dan tidak (pula)menyerah kepada musuh. Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar" (QS.Al Imron :146)
ya Allah, bantu hamba menjadi salah satu dari golongan mereka dan bantu mahasisa baruMu ini pula ya Allah:)
Hansya

Selasa, 06 September 2011

Kuliah: untuk Siapa?

Bismillahirrohmanirrohiim

Mengeluh dan merasa berat terhadap tugas yang baru saja diberikan setelah kuliah aktif satu bulan. Dan baru pertama kali ini, rasanya berat sekali untuk mengayunkan langkah kaki menuju bumi jihad jatinangor ini. Belum terpikirkan olehku bahwa ini adalah resiko dari jalan yang kupilih sendiri di kedokteran gigi Unpad.

Dan munculah kembali pertanyaan di benak saya : "Kuliah untuk siapa?"
Kuliah untuk siapa,
kalau banyak tugas-tugas diamanahi padamu dan kau tak bersemangat menyambut amanah itu.
Kuliah untuk siapa, kalau kau hanya mengahabiskan uang milik orangtuamu selama kuliah.
Kuliah untuk siapa, kalau kau selalu menunda-nunda penyelesaian tugasmu.
Kuliah untuk siapa, kalau kau tak bersemangat menggapai citamu.

membuat saya berpikir dan merenungi pertanyaan-pertanyaan itu satu persatu
Kuliah untuk mencari ilmu Allah yang luar biasa luasnya.
Kuliah untuk mewujudkan harapan orangtua yang mulia itu.
Kuliah untuk melatih menjadi seseorang yang bertanggung jawab dan disiplin.
dan
Kuliah untuk Allah, Rasulullah, Umi-Abi, dan orang-orang yang memberi harapannya padamu.
Jangan sekalipun kau kecewakan orang-orang yang mencintaimu dan menaruh harapan besar padamu.

Kami mahasiswa, pemegang masa depan negeri kami.
Kami yang belajar arti perjuangan.
Karena perjuangan akan selalu ada dalam menggapai cita-cita ( Dekan FKG Unpad 2011)
Hansya

Jumat, 02 September 2011

Alhamdulillah
Selamat Idhul Fithri 1432 H
Moga amal ibadah kita diterima Allah SWT dan
Minal aidin wal faizin atas segala khilaf yang telah dilakukan


Libur tinggal beberapa hari lagi, sungguh menjadi mahasiswa itu penuh dengan tantangan untuk menuju kedewasaan. Dimana banyak tuntutan dalam mengerjakan tugas, memenuhi daftar kegiatan yang belum dikerjakan, dan godaan dalam liburan itu sendiri.

Ya Allah, bantu hamba menjemput kedewasaan itu ya:)
Dan satu lagi menjadi mahasiswi di fakultas kedokteran gigi membuat saya bermimpi untuk memiliki dental chair sebagai sarana untuk membuka praktik saya sendiri nanti. Mulai dari sekarang harus rajin menabung.
Sekali lagi, bantu hamba ya Allah.
Hansya