Bismillahhirrohmanirrohiim
Sudah genap 1 bulan aku menginjakkan kaki di Jawa Tengah, tepatnya di Wonogiri sejak Rabu, 10 April 2019. Gimana kesan pertama terhadap tanah yang baru pertama kali kau injak?
Belajar bersahabat dengan cuaca yang tidak dingin seperti di Bandung tempat aku tinggal sebelumnya. Bertemu dengan orang-orang Jawa yang hangat dan rajinnya lur biasa. Tak heran memang kalau orang Jawa adalah suku yang banyak orang suksesnya.
Makanannya? Jangan ditanya, karena aku tinggal di daerah Jawa Tengah yang bersebelahan di Jawa Timur banyak sekali makanan pedas di daerah sini. Yummy!
Tempat Wisata? Sebulan ini Alhamdulillah baru main ke keraton Surakarta dan PGS untuk mencari kain batik. Karena batik Solo bagus-bagus, jadi bingung juga milihnya hehe.
So welcome to Central Java life, Hansya!
Seandainya sabar dan syukur adalah kendaraan, aku akan memilih keduanya (Umar bin Khatab RA)
Jumat, 10 Mei 2019
Minggu, 28 April 2019
Sebulan menjadi IRT!
Bismillahhirrohmanirrohiim
Seminggu menjelang hari pernikahan dan hari setelahnya ketika saya memutuskan untuk menemani suami bekerja dan tinggal di Wonogiri saya belum praktik lagi. Sampai saat ini genap sebulan saya menjadi IRT.
Rasanya gimana jadi IRT?
Seru sekali dan buat saya merupakan tantangan baru. Mengerjakan pekerjaan rumah dan membantu suami (Iya membantu, karena suami saya memang orangnya sudah mandiri). Mulai untuk bantu-bantu ibu memasak dan belajar memanajemen waktu dalam sehari di tiap harinya. Tapi ternyata ada satu pertanyaan di benak yang muncul, "Kenapa pekerjaan IRT itu tiap harinya ga pernah habis ya?".
Salut untuk Ibu Rumah Tangga di seluruh Indonesia!
NB: Insya Allah Hani akan segera praktek lagi setelah STR dari KKI selesai.
Seminggu menjelang hari pernikahan dan hari setelahnya ketika saya memutuskan untuk menemani suami bekerja dan tinggal di Wonogiri saya belum praktik lagi. Sampai saat ini genap sebulan saya menjadi IRT.
Rasanya gimana jadi IRT?
Seru sekali dan buat saya merupakan tantangan baru. Mengerjakan pekerjaan rumah dan membantu suami (Iya membantu, karena suami saya memang orangnya sudah mandiri). Mulai untuk bantu-bantu ibu memasak dan belajar memanajemen waktu dalam sehari di tiap harinya. Tapi ternyata ada satu pertanyaan di benak yang muncul, "Kenapa pekerjaan IRT itu tiap harinya ga pernah habis ya?".
Salut untuk Ibu Rumah Tangga di seluruh Indonesia!
NB: Insya Allah Hani akan segera praktek lagi setelah STR dari KKI selesai.
Kamis, 25 April 2019
2019!
Bismillahhirrohmanirrohiim
Setelah sekian lama belum mulai menulis lagi di blog, hari ini Allah izinkan. Tak terasa juga sudah mulai di tahun 2019. Dalam 4 bulan pertama Allah telah memberikanku banyak nikmat. Alhamdulillah alaa kulli hal..
Februari 2019
Setelah dinyatakan lulus dalam Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi (UKMP2DG) di bulan Oktober tahun 2018 kemarin, bulan Februari ini saya dan teman2 yang mengikuti UKMP2DG periode Oktober angkat sumpah dokter gigi. Setelah 7 tahun kuliah, saya resmi menjadi dokter gigi. Alhamdulillahhirobbil 'alamiin.
Maret 2019
Tahun ini saya genap berusia 26 tahun. Bertambahnya umur menjadi pengingat bagi saya untuk lebih banyak bersyukur karena masih Allah berikan kesempatan untuk memperbanyak bekal di akhirat nanti. Alhamdulillahhirobbil 'alamiin
April 2019
Tanggal 6 April kemarin sempurna sudah separuh agamaku dan semoga separuh yang lainnya Allah berikan kemudahan padaku untuk mengisinya dengan amal-amal kebaikan. Welcome to my life dear Fahmi Adnan Musthofa! So the adventure begins, bismillahhirrohmanirrohiim.
Setelah sekian lama belum mulai menulis lagi di blog, hari ini Allah izinkan. Tak terasa juga sudah mulai di tahun 2019. Dalam 4 bulan pertama Allah telah memberikanku banyak nikmat. Alhamdulillah alaa kulli hal..
Februari 2019
Setelah dinyatakan lulus dalam Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi (UKMP2DG) di bulan Oktober tahun 2018 kemarin, bulan Februari ini saya dan teman2 yang mengikuti UKMP2DG periode Oktober angkat sumpah dokter gigi. Setelah 7 tahun kuliah, saya resmi menjadi dokter gigi. Alhamdulillahhirobbil 'alamiin.
Sumpah Dokter Gigi Bandung, 12 Februari 2019
Tahun ini saya genap berusia 26 tahun. Bertambahnya umur menjadi pengingat bagi saya untuk lebih banyak bersyukur karena masih Allah berikan kesempatan untuk memperbanyak bekal di akhirat nanti. Alhamdulillahhirobbil 'alamiin
April 2019
Tanggal 6 April kemarin sempurna sudah separuh agamaku dan semoga separuh yang lainnya Allah berikan kemudahan padaku untuk mengisinya dengan amal-amal kebaikan. Welcome to my life dear Fahmi Adnan Musthofa! So the adventure begins, bismillahhirrohmanirrohiim.
Akad nikah Hani&Fahmi Tangsel, 6 April 2019
Kamis, 18 Januari 2018
Welcoming 2018
Bismillahirrohmanirrohiim
Kembali menyapa blog lagi, Assalamualaikum!
Menyambut tahun 2018 yang datang dengan resolusi-resolusinya. Resolusiku 3 hal di tahun ini:
Menjadi hamba yang bersyukur
Semakin sering untuk selalu bersyukur terhadap apa yang telah Allah berikan, seperti nikmat iman, nikmat sehat, nikmat berkumpul dengan orang sholeh, nikmat pasien yang datang sesuai dengan kasus yang dibutuhkan, nikmat dimudahkan dalam menyelesaikan requirement koas, dan banyak nikmat-nikmat lainnya yang tak akan terhitung nanti. Alhamdulillah:)
Mejadi hamba yang sabar
Sabar dalam menghadapi ujian-ujian yang Allah berikan untuk kenaikan level menjadi hamba yang lebih taat, kuat, dan beriman.
Menjadi hamba yang bertanggung jawab
Semoga Allah izinkan aku untuk menyelesaikan sekolah profesi dokter gigi tahun ini sebagai tanggung jawab kepada Ummi-Abi dimana ridha Allah itu berada. Dan semakin Allah kuatkan azam untuk menyempurnakan separuh agama sebagai bentuk mengikuti sunnah RasulNya.
Bismillah!
Kembali menyapa blog lagi, Assalamualaikum!
Menyambut tahun 2018 yang datang dengan resolusi-resolusinya. Resolusiku 3 hal di tahun ini:
Menjadi hamba yang bersyukur
Semakin sering untuk selalu bersyukur terhadap apa yang telah Allah berikan, seperti nikmat iman, nikmat sehat, nikmat berkumpul dengan orang sholeh, nikmat pasien yang datang sesuai dengan kasus yang dibutuhkan, nikmat dimudahkan dalam menyelesaikan requirement koas, dan banyak nikmat-nikmat lainnya yang tak akan terhitung nanti. Alhamdulillah:)
Mejadi hamba yang sabar
Sabar dalam menghadapi ujian-ujian yang Allah berikan untuk kenaikan level menjadi hamba yang lebih taat, kuat, dan beriman.
Menjadi hamba yang bertanggung jawab
Semoga Allah izinkan aku untuk menyelesaikan sekolah profesi dokter gigi tahun ini sebagai tanggung jawab kepada Ummi-Abi dimana ridha Allah itu berada. Dan semakin Allah kuatkan azam untuk menyempurnakan separuh agama sebagai bentuk mengikuti sunnah RasulNya.
Bismillah!
Kamis, 03 Desember 2015
Next Chapter
Bismillahirrohmanirrohiim
Sedikit ingin bercerita, tentang sebuah kertas dari teman baik saya.
Kertas tersebut dititipkannya beserta hadiah untuk teman kami yang akan wisuda hari itu.
Disana tertulis,
Sedikit ingin bercerita, tentang sebuah kertas dari teman baik saya.
Kertas tersebut dititipkannya beserta hadiah untuk teman kami yang akan wisuda hari itu.
Disana tertulis,
" What's Next?"
Jumat, 23 Januari 2015
Jatuh Cinta Lagi
Bismillahirrohmanirrohiim
Mungkin rasanya terlambat, bahwa diri ini jatuh cinta lagi...
dengan kisah hidup, keteladanan, serta kepribadian yang dimiliki sahabat Rasulullah
Abu Bakar As-Siddiq!
Pada suatu hadits Rasulullah disebutkan:
" Sesungguhnya, manusia yang paling berjasa kepadaku dengan harta dan jiwanya adalah Abu bakar. Jika aku diharuskan mengambil seorang kekasih, aku akan mengambil Abu Bakar sebagai al khalil (kekasih), tetapi persaudaraan Islam lebih baik. Tidak tersisa satu pintu masjidpun kecuali pintu Abu Bakar" (HR Al Bukhari dan Muslim)
Teruntuk Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib:
Tunggu, aku siap mempelajari keteladanan kalian juga! :)
Mungkin rasanya terlambat, bahwa diri ini jatuh cinta lagi...
dengan kisah hidup, keteladanan, serta kepribadian yang dimiliki sahabat Rasulullah
Abu Bakar As-Siddiq!
Pada suatu hadits Rasulullah disebutkan:
" Sesungguhnya, manusia yang paling berjasa kepadaku dengan harta dan jiwanya adalah Abu bakar. Jika aku diharuskan mengambil seorang kekasih, aku akan mengambil Abu Bakar sebagai al khalil (kekasih), tetapi persaudaraan Islam lebih baik. Tidak tersisa satu pintu masjidpun kecuali pintu Abu Bakar" (HR Al Bukhari dan Muslim)
Teruntuk Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib:
Tunggu, aku siap mempelajari keteladanan kalian juga! :)
Rabu, 03 September 2014
Meluruskan Niat menjadi Dokter
Bismillahirrohmanirrohiim
Halo teman2, ga kerasa ya kini sudah menginjak tahun ke-4 di FKG Unpad.
Kembali menelurusi 3 tahun perjalanan mengenyam pendidikan di FKG bukanlah hal yang mudah. Mulai dari praktikum, tutorial, dan lecture dari berbagai mata kuliah yang harus dihadapi.
Kemudian kembali dihinggapi pertanyaan:
" Buat apa sih selama ini berlelah-lelah belajar di FKG? Mau jadi dokter gigi seperti apa nanti?"
Selama liburan kemarin, pertanyaan ini mulai kembali timbul di benak saya.
Banyak teman-teman saya yang memiliki bermacam-macam mimpi ada yang ingin menjadi dentopreneur, dentomotherpreneur, dokter gigi rimba dengan melakukan pemerataan kesehatan gigi ke berbagai daerah, dll. Mereka memiliki mimpi yang bermanfaat bagi banyak orang.
Saya pun ingin bermanfaat bagi banyak orang, tapi dengan cara yang berbeda.
Saya menyukai dunia pendidikan.
Jadi ingat pertanyaan di sebuah film " Apa sebenarnya tujuan dari kehidupan? Yaitu memberikan warisan tentang ilmu pengetahuan". Ilmu pengetahuan yang ingin saya wariskan tidak hanya tentang kedokteran gigi saja (karena nanti saya ingin jadi dosen insya Allah), tentang pengetahuan agama seperti bahasa arab, Fiqh, Quran Hadits ingin saya wariskan juga (tentunya harus kembali banyak belajar lagi).
Dan satu lagi keinginan saya, menjadi Hafizhah.
Ini cita-cita saya sejak dulu, ingin menjadi dokter yang hafizhah, ga macem-macem. Mengingat banyaknya waktu yang sudah saya sia-siakan selama di dunia perkuliahan untuk menambah hafalan Quran membuat saya menyesal. Mumpung masih di usia produktif, bantu hamba ya Allah.
Menjadi dokter untuk memberikan banyak manfaat pada orang lain, bukan sekadar teori.
Selamat menempuh tingkat 4, semoga dimudahkan dan dilancarkan:)
Halo teman2, ga kerasa ya kini sudah menginjak tahun ke-4 di FKG Unpad.
Kembali menelurusi 3 tahun perjalanan mengenyam pendidikan di FKG bukanlah hal yang mudah. Mulai dari praktikum, tutorial, dan lecture dari berbagai mata kuliah yang harus dihadapi.
Kemudian kembali dihinggapi pertanyaan:
" Buat apa sih selama ini berlelah-lelah belajar di FKG? Mau jadi dokter gigi seperti apa nanti?"
Selama liburan kemarin, pertanyaan ini mulai kembali timbul di benak saya.
Banyak teman-teman saya yang memiliki bermacam-macam mimpi ada yang ingin menjadi dentopreneur, dentomotherpreneur, dokter gigi rimba dengan melakukan pemerataan kesehatan gigi ke berbagai daerah, dll. Mereka memiliki mimpi yang bermanfaat bagi banyak orang.
Saya pun ingin bermanfaat bagi banyak orang, tapi dengan cara yang berbeda.
Saya menyukai dunia pendidikan.
Jadi ingat pertanyaan di sebuah film " Apa sebenarnya tujuan dari kehidupan? Yaitu memberikan warisan tentang ilmu pengetahuan". Ilmu pengetahuan yang ingin saya wariskan tidak hanya tentang kedokteran gigi saja (karena nanti saya ingin jadi dosen insya Allah), tentang pengetahuan agama seperti bahasa arab, Fiqh, Quran Hadits ingin saya wariskan juga (tentunya harus kembali banyak belajar lagi).
Dan satu lagi keinginan saya, menjadi Hafizhah.
Ini cita-cita saya sejak dulu, ingin menjadi dokter yang hafizhah, ga macem-macem. Mengingat banyaknya waktu yang sudah saya sia-siakan selama di dunia perkuliahan untuk menambah hafalan Quran membuat saya menyesal. Mumpung masih di usia produktif, bantu hamba ya Allah.
Menjadi dokter untuk memberikan banyak manfaat pada orang lain, bukan sekadar teori.
Selamat menempuh tingkat 4, semoga dimudahkan dan dilancarkan:)
Senin, 25 Agustus 2014
Aksel
Bismillahirrohmanirrohiim
Tulisan ini saya dedikasikan untuk adik perempuan saya satu-satunya yang juga adik terakhir saya, Hasna Karimah.
Assalamualaikum adikku,
Bagaimana kabarnya? Semoga baik-baik saja dan selalu jadi kebanggan Ummi, Abi, Teh Hani, Aa Hafizh, dan kang Hakim. Kemarin Ummi menelpon dan bercerita tentang Nana yang sedang digalaukan dengan urusan sekolah. Iya, Nana ditawari untuk masuk ke kelas akselerasi karena IQ Nana memenuhi syarat dan termasuk melampaui standar. Masya Allah, teteh ikut berbahagia.
Namun, teteh juga takut dengan sistem akselerasi yang katanya sangat padat. Dimana materi yang seharusnya 3 tahun akan dipersingkat menjadi 2 tahun. Ditambah lagi, di keluarga kita belum ada yang pernah ikut kelas akselerasi. Tapi hari inilah keputusannya. Nana sebelumnya diminta kita semua untuk istikhoroh karena memang SMA akan berpengaruh untuk perkuliahan nanti.
Dan Bismillah dengan segala pertimbangan dan izin Allah, semoga keputusan Nana menjadi keputusan terbaik dan berkah dimata Allah. Selamat mengarungi dunia akselerasi, semoga diberi kekuatan dalam menghadapi segala tantangan didalamnya. Laa haula wa laa quwwata illa billah.
Salam sayang,
Teh Hani
PS:
Teman-teman teteh yang akselerasi juga hebat-hebat, ada Dwi Mustika, Sabila Nurul Haqi, Lazuardi Imami, Hafidzar Rohim.
Tulisan ini saya dedikasikan untuk adik perempuan saya satu-satunya yang juga adik terakhir saya, Hasna Karimah.
Assalamualaikum adikku,
Bagaimana kabarnya? Semoga baik-baik saja dan selalu jadi kebanggan Ummi, Abi, Teh Hani, Aa Hafizh, dan kang Hakim. Kemarin Ummi menelpon dan bercerita tentang Nana yang sedang digalaukan dengan urusan sekolah. Iya, Nana ditawari untuk masuk ke kelas akselerasi karena IQ Nana memenuhi syarat dan termasuk melampaui standar. Masya Allah, teteh ikut berbahagia.
Namun, teteh juga takut dengan sistem akselerasi yang katanya sangat padat. Dimana materi yang seharusnya 3 tahun akan dipersingkat menjadi 2 tahun. Ditambah lagi, di keluarga kita belum ada yang pernah ikut kelas akselerasi. Tapi hari inilah keputusannya. Nana sebelumnya diminta kita semua untuk istikhoroh karena memang SMA akan berpengaruh untuk perkuliahan nanti.
Dan Bismillah dengan segala pertimbangan dan izin Allah, semoga keputusan Nana menjadi keputusan terbaik dan berkah dimata Allah. Selamat mengarungi dunia akselerasi, semoga diberi kekuatan dalam menghadapi segala tantangan didalamnya. Laa haula wa laa quwwata illa billah.
Salam sayang,
Teh Hani
PS:
Teman-teman teteh yang akselerasi juga hebat-hebat, ada Dwi Mustika, Sabila Nurul Haqi, Lazuardi Imami, Hafidzar Rohim.
Label:
Dear my brothers-sister,
my life,
Perjuangan
Rabu, 20 Agustus 2014
Indofood Leadership Camp (Part II)
Bismillahirrohmanirrohiim
Melanjutkan cerita pengalaman saya 9 hari bersama teman-teman terpilih dari UI, ITB, UNPAD, UGM, UNDIP, UNAND, USU, ITS di Akademi Militer Magelang dalam Indofood Leadership Camp.
Saya dan teman-teman regional Bandung berangkat dari stasiun Bandung pukul 9 malam. Sampai disana sekitar jam 7 pagi, kami langsung bergegas mengganti baju dengan kaos resmi untuk pelatihan. Lalu kami naik truk TNI AD menuju PT Indofood di Yogyakarta. Setelah sampai, kami berbaris untuk dibagi perkelompok untuk tour di sana. Mulanya aku berbaris bersama teman2 dari Unpad, kemudian setelah dibagi-bagi akhirnya saya sendiri yang terpisah dari universitas saya, dan bergabung bersama teman-teman dari USU dan IPB. Mulanya saya sedikit khawatir dan ternyata mereka semua teman-teman yang baik. Setelah tour selesai, sekitar jam 12 siang kami melanjutkan perjalanan ke Akademi Militer (AKMIL) di Magelang untuk acara intinya, yaitu Leadership Camp.
Sekitar jam 2 siang kami sudah sampai di Akmil. Kami langsung bergegas menurunkan barang-barang kami dengan diberi waktu 10 menit. Saya sudah melihat bahwa mulai hari ini kami akan dilatih dengan mental TNI AD karena yang membunyikan peluit untuk memberikan waktu adalah anggota TNI disana. Setelah menyimpan barang-barang, kami mengadakan upacara pembukaan BISMA Leadership Camp BATCH 6 yang dipimpin oleh wakil ketua pimpinan akmil. Setelah itu kami makan siang dengan gaya ala militer juga tentunya. Diawali dengan berdoa menurut agama masing-masing, ucapan selamat makan, setelah makanan selesai mengembalikan peralatan makanan ke tempat semula, kemudian ucapan terimakasih. Proses makan gaya militer seperti ini diterapkan selama 9 hari.
Melanjutkan cerita pengalaman saya 9 hari bersama teman-teman terpilih dari UI, ITB, UNPAD, UGM, UNDIP, UNAND, USU, ITS di Akademi Militer Magelang dalam Indofood Leadership Camp.
Saya dan teman-teman regional Bandung berangkat dari stasiun Bandung pukul 9 malam. Sampai disana sekitar jam 7 pagi, kami langsung bergegas mengganti baju dengan kaos resmi untuk pelatihan. Lalu kami naik truk TNI AD menuju PT Indofood di Yogyakarta. Setelah sampai, kami berbaris untuk dibagi perkelompok untuk tour di sana. Mulanya aku berbaris bersama teman2 dari Unpad, kemudian setelah dibagi-bagi akhirnya saya sendiri yang terpisah dari universitas saya, dan bergabung bersama teman-teman dari USU dan IPB. Mulanya saya sedikit khawatir dan ternyata mereka semua teman-teman yang baik. Setelah tour selesai, sekitar jam 12 siang kami melanjutkan perjalanan ke Akademi Militer (AKMIL) di Magelang untuk acara intinya, yaitu Leadership Camp.
Sekitar jam 2 siang kami sudah sampai di Akmil. Kami langsung bergegas menurunkan barang-barang kami dengan diberi waktu 10 menit. Saya sudah melihat bahwa mulai hari ini kami akan dilatih dengan mental TNI AD karena yang membunyikan peluit untuk memberikan waktu adalah anggota TNI disana. Setelah menyimpan barang-barang, kami mengadakan upacara pembukaan BISMA Leadership Camp BATCH 6 yang dipimpin oleh wakil ketua pimpinan akmil. Setelah itu kami makan siang dengan gaya ala militer juga tentunya. Diawali dengan berdoa menurut agama masing-masing, ucapan selamat makan, setelah makanan selesai mengembalikan peralatan makanan ke tempat semula, kemudian ucapan terimakasih. Proses makan gaya militer seperti ini diterapkan selama 9 hari.
Suasana Upacara Pembukaan BISMA Leadership Camp BATCH 6
Selama disana, kami banyak mendapatkan
materi-materi tentang kepemimpinan, meliputi: Peran generasi muda dalam
mengisi kemerdekaan dengan wawasan kebangsaan, Leadership: Pengenalan diri dan
pembangunan karakter, Kepemimpinan Lapangan, Wawasan kebangsaan, How to Fight,
Psikologi kepemimpinan, dll. Hal yang paling seru adalah penerapan How to Fight
di lapangan pada hari kedelapan. Dimana kita diajarkan untuk bertahan dengan segala keterbatasan.
Pagi harinya kami membaca kompas sambil mencari arah, kemudian menaiki bukit.
Dilanjut pada malam harinya kami tidur di atas bukit dengan kondisi terbuka,
hanya dengan matras dan pakaian yang sedang dipakai. Setengah malam berlangsung
lancar, karena mungkin malam hari lapar tidak terlalu saya rasakan. Sekitar jam
2 kami dibanguni untuk makan ubi sambil mengelilingi api unggun. Kata pelatih
ada beberapa teman kita yang bangun kemudian merasa kelaparan dan meminta untuk
disediakan sesuatu. Lucu juga sih, katanya How to Fight...
Persiapan Menaiki Bukit untuk Penerapan Ilmu How to Fight
Setelah sholat shubuh, kami menuruni
bukit. Diikuti adanya abu gunung yang turun, katanya abu itu berasal dari
gunung Kidul di Jawa Tengah. Medan untuk turun tidaklah mudah kawan, debu yang
diiringi dengan rintik hujan membuat turunan bukit yang berasal dari tanah
licin. Aku hampir saja terjatuh, tapi temanku bisa menahannya padahal badan
temanku itu lebih kecil dari badanku. Sesampainya kami di basecamp, kami sarapan kemudian acara yang direncanakan sebelumnya untuk ikut kerjabakti bersama rakyat sekitar, akibat debu vulkanik dibatalkan. Kami langsung menuju Akademi Militer menggunakan truk TNI. Malam harinya merupakan malam perpisahan, setelah ada beberapa tampilan dari teman kami mengikuti sesi mencium sang saka merah-putih. Rasanya hikmat sekali.
Esoknya adalah hari terakhir kami di Akmil. Paginya kami melaksanakan upacara penutupan yang dipimpin oleh Gubernur Akmil. Setelah itu kami mempersiapkan kepulangan. Kepulangan kami masih diiringi turunnya debu dari gunung Kidul. Terimakasih banyak kepada Karya Salemba Empat Foundation, PT. Indofood Sukser Makmur, dan Akademi Militer Magelang pengalaman 9 hari yang tidak akan tergantikan.
Pleton 2B di acara sesi Penutupan bersama Gubernur Akmil Magelang
Salam rindu untuk teman-teman BISMA BATCH 6 Nusantara, semoga bisa berkumpul lagi insya Allah:)
Foto by: Achsanul F Irvan ITS 2011
Foto by: Achsanul F Irvan ITS 2011
Label:
Kegiatan saya,
Punya banyak temen baru,
sahabat
Eid Mubarok
Bismillahirrohmanirrohiim
Hansya dan keluarga besar Sukabumi mengucapkan Taqabalallahhu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan batin, apabila ada perkataan dan tindakan yg kurang berkenan.
Selamat menikmati bulan Syawal untuk peningkatan Iman setelah Ramadhan:)
Hansya dan keluarga besar Sukabumi mengucapkan Taqabalallahhu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan batin, apabila ada perkataan dan tindakan yg kurang berkenan.
Selamat menikmati bulan Syawal untuk peningkatan Iman setelah Ramadhan:)
Tetep Keluarga Besar Sukabumi walaupun lebaran ini ngumpulnya di Ciputat
Label:
Cinta yang sederhana,
Live is like this,
my life
Minggu, 11 Mei 2014
Indofood Leadership Camp (Part I)
Bismillahirrohmanirrohiim
Tak mau kalah dengan teman-teman saya di Indofood Leadership Camp I dan II. Sayapun ingin menuliskan pengalaman saya selama mengikuti pelatihan kepemimpinan tersebut.
Diawali dengan saya melamar beasiswa KSE dan Alhamdulillah saya lolos. Kemudian dalam beasiswa KSE tidak hanya mendapatkan uang saku perbulan saja, terdapat program dalam pengembangan potensi yang dimiliki oleh penerima beasiswa. Sebelumnya saya memilih untuk ikut pengembangan potensi di bidang profesional, namun yayasan berkata lain. Mungkin mereka melihat track record saya dibidang kepemimpinan yang bisa dibilang " yah lumayan", mereka memasukan saya ke Indofood Leadership Camp.
Tidak mudah mendapatkan program tersebut ternyata. Saya tetap harus mengikuti wawancara seleksi terlebih dahulu. Wawancara dilaksanakan oleh yayasan beserta pimpinan Indofood. Dari 4000 penerima beasiswa KSE, Alhamdulillah saya terpilih untuk ikut wawancara. Ketika wawancara pun, bukan hal yang mudah bagi saya dimana FKG sudah mulai masuk dengan jadwal padatnya. Karena masih merupakan minggu pertama di perkuliahan, hari ketika wawancara kuliah belum mulai aktif. Namun, ada berita bahwa ada praktikum tambahan jam 13.00, sedangkan saya harus wawancara jam 12.00. Dengan Bismillah saya memberanikan diri ikut wawancara tersebut. Ketika jam sudah memasuki pukul 12.00, saya belum dipanggil juga. Saya panik, dan semakin sering menghela nafas sambil melihat jam tangan
Sungguh pertolongan Allah itu dekat. Seseorang yang duduk disamping saya menawarkan nomornya untuk saya, karena nomor milik saya harus menunggu 2 orang terlebih dahulu untuk diwawancara. Alhamdulillah. Mulanya saya agak gugup ketika di wawancara, namun ketika mereka bertanya tentang mimpi saya saya bercerita panjang lebar sambil bersemangat. Ah mimpi-mimpi, saya terlalu senang jika harus bercerita tentang itu.
Tiba di pengumuman siapakah yang lolos untuk Indofood Leadership Camp Batch 6 tersebut. Sayapun memiliki harapan agar diterima. Alhamdulillah dari 300 orang penerima beasiswa KSE di Indonesia yang mengikuti wawancara, saya termasuk 130 orang yang diterima untuk ikut Indofood Leadership Camp. Allahhu akbar, Allah Maha mendengar doa2 hambanya.
Bismillah, saya siap untuk mengembangkan potensi di bidang kepemimpinan bersama 129 orang yang akan menemani saya di Yogyakarta dan Magelang selama 9 hari. Bersambung...
Jumat, 09 Mei 2014
Keluarga Baru
Bismillahirrohmanirrohiim
Alhamdulillah, di umur 20 tahun kemarin saya diberi Allah keluarga baru:)
Alhamdulillah, di umur 20 tahun kemarin saya diberi Allah keluarga baru:)
Volunteer Doctors
BISMA BATCH 6
Fabiayyi Alaaa irobbikumaa tukadzibaan
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang telah kau dustakan?
Selamat mengarungi umur 21 tahun, Hansya.
Bersiap untuk bertemu dengan keluarga baru lain yang Allah siapkan untukmu di tahun ini:)
#latepost
Label:
Cinta yang sederhana,
Live is like this,
sahabat
Minggu, 30 Maret 2014
Menjadi Garuda Hebat
Bismillahirrohmanirrohiim
Aku ingin menjadi garuda hebat milik Ummi-Abi
Garuda yang tak hanya terbang tinggi
Ia juga menajamkan matanya agar selalu siaga jika ada lawan menerjang
Aku ingin jadi garuda hebat milik Allah
Garuda yang tak hanya kuat mengarungi samudera
Ia juga tangguh menerjang ombak
Hey, para Garuda Berani
Jangan hanya diam saja, mari menyebarkan kebaikan
Kalau bukan orang baik yang bergerak, tak maukan kita digerakan mereka yang bahkan kita tak tahu mau dibawa kemana nantinya.
Untuk kamu para Garuda berani
Dari Garuda yang masih banyak belajar tentang penerbangannya
Jumat, 08 November 2013
Saya Suka Sekolah
Bismillahirrohmanirrohiim
Kalau sekarang teman-teman bertanya apa aktivitas saya di semester V dengan 31.68 SKS ini. Saya akan bercerita hal menyenangkan.
Jadwal kuliah saya full, dari hari Senin sampai Jumat. Setiap hari masuk jam 07.00, kecuali hari Selasa masuk jam 08.00. Setiap hari ada praktikum. Jadwal ini yang membuat saya semakin disiplin dalam menggunakan waktu. Tapi i do love school. Menuntut ilmu itu menyenangkan teman, setiap hari bertambah ilmu baru yang berarti bertambah juga kewajiban kita untuk mengamalkannya. Ah semoga semua teman-teman saya diberi kesehatan biar kuliah lancar jadi kita bisa lulus bareng-bareng:)
Oh iya, nanti kalau suami saya mengizinkan saya ingin menjadi dosen dan ambil pendidikan spesialis. Tuh kan itu urgensi menyegerakan menikah. Kalau sudah menikah, mimpi-mimpi kita bisa terlihat lebih jelas. *eh, kenapa jadi kesini. Sekian.
Kalau sekarang teman-teman bertanya apa aktivitas saya di semester V dengan 31.68 SKS ini. Saya akan bercerita hal menyenangkan.
Jadwal kuliah saya full, dari hari Senin sampai Jumat. Setiap hari masuk jam 07.00, kecuali hari Selasa masuk jam 08.00. Setiap hari ada praktikum. Jadwal ini yang membuat saya semakin disiplin dalam menggunakan waktu. Tapi i do love school. Menuntut ilmu itu menyenangkan teman, setiap hari bertambah ilmu baru yang berarti bertambah juga kewajiban kita untuk mengamalkannya. Ah semoga semua teman-teman saya diberi kesehatan biar kuliah lancar jadi kita bisa lulus bareng-bareng:)
Oh iya, nanti kalau suami saya mengizinkan saya ingin menjadi dosen dan ambil pendidikan spesialis. Tuh kan itu urgensi menyegerakan menikah. Kalau sudah menikah, mimpi-mimpi kita bisa terlihat lebih jelas. *eh, kenapa jadi kesini. Sekian.
Sabtu, 19 Oktober 2013
Ayo Menulis Lagi!
Bismillahirrohmanirrohiim
" Seperti kata Kahlil Gibran, tulisan yang ditulis oleh tangan cahaya akan menjadi tulisan bercahaya. Begitupula dengan tulisan yang ditulis dengan cinta, akan membuahkan cinta. Juga terjadi pada tulisan yang ditulis dengan hati, akan tersampaikan ke hati" -dari sebuah buku
" Seperti kata Kahlil Gibran, tulisan yang ditulis oleh tangan cahaya akan menjadi tulisan bercahaya. Begitupula dengan tulisan yang ditulis dengan cinta, akan membuahkan cinta. Juga terjadi pada tulisan yang ditulis dengan hati, akan tersampaikan ke hati" -dari sebuah buku
Kamis, 10 Oktober 2013
Yuk Bertaubat
Bismillahirrohmanirrohiim
" Tidak berdosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan tentang apa yang mereka (makan) dahulu, apabila mereka taqwa dan beriman, serta mengerjakan kebajikan , kemudian mereka tetap bertaqwa dan beriman, selanjutnya mereka(tetap juga) tetap bertaqwa dan beriman. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan" (QS. Al-Maidah:93)
Ya Rahman, Ya Rahiim, Ya Ghoffuur.
Allah, Engkau dekat penuh kasih sayang.
" Tidak berdosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan tentang apa yang mereka (makan) dahulu, apabila mereka taqwa dan beriman, serta mengerjakan kebajikan , kemudian mereka tetap bertaqwa dan beriman, selanjutnya mereka(tetap juga) tetap bertaqwa dan beriman. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan" (QS. Al-Maidah:93)
Ya Rahman, Ya Rahiim, Ya Ghoffuur.
Allah, Engkau dekat penuh kasih sayang.
Minggu, 29 September 2013
Kenapa Harus Dokter dan Dokter Gigi?
Bismillahirrohmanirrohiim
Dokter dan Dokter Gigi akan saling melengkapi dan menguatkan dalam memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
Dokter dan Dokter Gigi menyatukan dua keahlian, dan menghasilkan manfaat yang lebih besar.
Dokter dan Dokter Gigi memberikan pelayanan secara paripurna.
Dokter dan Dokter Gigi saling melengkapi dalam pengabdian.
Dokter dan Dokter Gigi akan saling melengkapi dan menguatkan dalam memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
Dokter dan Dokter Gigi menyatukan dua keahlian, dan menghasilkan manfaat yang lebih besar.
Dokter dan Dokter Gigi memberikan pelayanan secara paripurna.
Dokter dan Dokter Gigi saling melengkapi dalam pengabdian.
dari: wwww.mywedding.com/danferisty
Sabtu, 28 September 2013
Kapan Mendewasa?
Bismillahhirrohmanirrohiim
Kapan mendewasa kalau masih mudah mengeluh?
Kapan mendewasa kalau masih tidak bersyukur?
Kapan mendewasa kalau masalah kecil dibuat menjadi besar?
Kapan mendewasa kalau perasaan marah saja tidak dapat ditutupi?
Yuk, intropeksi diri:)
Agar tidak hanya dewasa pada usia saja, dewasa dalam sikap itu yang lebih utama.
Jumat, 20 September 2013
September Ceria
Bismillahirrohmanirrohiim
Alhamdulillah bulan ini masih diberi nikmat hidup sama Allah. Bulan September bagiku adalah bulan ceria, dimana 3 orang tercinta lahir di bulan ini.
Abi, Yusuf Afandi, Ir, MT (PhD candidate)
21 September 1967-2013 (46 tahun)
Barakallah Abi terhebat di seluruh dunia, moga sisa umurnya berkah dan dilancarkan rezekinya. Semoga bisa sidang tahun ini, biar sebelum teteh ketemu dokter bisa jadi pendamping wisuda Doktor. Udah mainstream jadi pendamping kondangan Abi, sekarang mau jadi pendamping wisuda doong:)
Semoga menjadi suami sholih dan ayah teladan hingga anak2nya mampu mencontoh Abi dalam menghadapi kehidupan dunia dan menyiapkan bekal di akhirat kelak. Mungkin itu yang membuat ummi mengarahkan teteh agar tidak memiliki suami seorang engineer, karena satu engineer saja sudah cukup hebat di kehidupan teteh.
Terimakasih sudah membentuk karakter kuat untuk putri pertamanya, sungguh beruntung memiliki Abi yang menanamkan nilai agama sejak kecil baik dalam mencintai Allah-Rasul juga Al-Quran, mengajarkan kepemimpinan, dan keberanian. Uhibbuka Fillah Abi<3>3>
Adik terakhir, Hasna Karimah (Doctor-Hafizhah wanna be)
15 September 1998-2013 (15 tahun)
Barakallah adik yang selalu menginspirasi, moga sisa umurnya berkah dilancarkan kelas 3 SMPnya. Semoga jadi dokter hafizhah yang shalihah. Ayo berjuang terus!
Selalu ingat ketika peraih tertinggi UN di SD ini (Matematika=10, B.Ing=10, B.Indo=93) memilih untuk melanjutkan SMP di sekolah penghafal Al-Quran banyak reaksi kurang setuju dari keluarga, termasuk teteh. Dimana seorang anak hebat seperti Nana menghabiskan waktu untuk menghafal Al-Quran di masa mudanya ketimbang mempelajari IPTEK. Tapi, hebatnya Ummi mendukung keputusan Nana. Karena Ummi sudah punya kepercayaan bahwa dengan Al-Quran segala ilmu kehidupan akan mudah bagi penjaganya. Dan Allahhu akbar, Nana bisa membuktikan itu semua dengan sambil menghafal Al-Quran, nilai2 mata pelajaran Matematika dan IPA selalu diatas 90.
Terimakasih sudah menginspirasi, jujur teteh selalu iri dengan kehebatan adik terakhirnya. Dan masih ingat ketika teteh minta adik perempuan ke Ummi, dan Ummi minta teteh berdoa kepada Allah. Dan Allah mengabulkan doanya. Uhibbuki Fillah<3>3>
Ummi, Nurhasanah Dewi, Dra
9 September 1969 (44 tahun)
Barakallah Ummi, ibu terhebat sepanjang massa. Moga sisa umurnya berkah, semakin taat-patuh pada Abi dan terus menjadi madrosatul ulaa bagi anak2nya.
Di usia teteh yang sudah menginjak 20 tahun, menghadapi masa depan. Abi selalu memberi nasihat, " Berbahagialah teh, karena contoh wanita sholihah semuanya ada pada Ummi." Perkataan Abi bukan hanya karena Abi adalah suami dari Ummi, tetapi memang begitulah kenyataanya. Teteh menilai sosok Ummi memang harus dijadikan panutan dalam menjadi wanita sholihah. Dimana Ummi adalah wanita yang memiliki perkataan yang baik, menjaga amalan wajib dan sunnah (Qiyamul Layl-Dhuha-Almatsurot), memiliki semangat dakwah yang tinggi, patuh terhadap suami, menjaga sholat di awal waktu, dan yang utama mematuhi perintah Allah dan RasulNya.
Untuk masalah pasangan hidup yang sering kali digalaukan oleh putri pertamanya, Ummi selalu memegang konsep QS. An-Nuur:26
Wanita yang baik hanya untuk laki-laki yang baik.
Kalau ingin mendapatkan pasangan hidup yang baik, dimulai dari diri kita sendiri. Ingin mendapat yang shalih, maka shalihahkan diri kita. Ingin mendapatkan yang pintar, maka disiplinlah dalam belajar. Ingin mendapatkan dokter, jadilah dokter gigi #salahfokus.
Ummi adalah tempat teteh bersandar, setelah mengadu pada Allah. Menghadapi rintangan teteh dalam mengenyam pendidikan dokter gigi, menceritakan mimpi-mimpi teteh yang menggunung tinggi, pengingat kekufuran teteh pada Allah ketika sudah terlalu jauh dari jalanNya. Alhamdulillah, Alhamdulillah, entah berapa kali saya harus bersyukur memiliki ummi di dunia ini.
Setelah merenung dan mengingat kembali, teteh sudah jatuh cinta pada Ummi semenjak dalam kandungan.
Ummi menggunakan telinga untuk mendengarkan hal-hal yang baik, sehingga membuat teteh mudah menghafal Al-Quran dan ilmu Allah.
Ummi mengajarkan teteh Iqra hingga Al-Quran tanpa harus ikut TPA sebelum masuk SD, hingga teteh mulai mencintai Al-Quran sejak kecil.
Ummi mengajarkan betapa pentingnya mencintai Allah dan Rasulnya ketimbang makhluknya, sehingga teteh belajar menjadi seperti apa yang dikatakan Allah di QS.Al Hujurot: 13
Seseungguhnya yang paling mulia diantara kamu adalah orang-orang yang bertaqwa
Ummi mengajarkan teteh tentang mencintai Allah melalui mencintai seseorang yang mencintai Al-Quran, dan teteh jatuh cinta pada dia yang bersahabat dengan Al-Quran.
Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan jalan menuju Surga pada ummi. Uhibbuki Fillah<3 nbsp="" p="">
Berada pada keluarga yang dekat dengan pendidikan Islam bukan merupakan suatu pilihan, tetapi takdir indah. Dan jika aku harus memilih, aku akan memilih keluarga Afandi ini, lagi.
NB: Cerita tentang kedua adik jagoan, Hafizh dan Hakim menyusul:)
3>Rabu, 18 September 2013
Nasihat Bapak Satpam
Bismillahirrohmanirrohiim
Rabu sore, setelah hari panjang dengan adanya praktikum Pedodonsia dan Prostodonsia.
Saya duduk di bangku panjang depan pos satpam menunggu teman saya, Swarantika. Tiba-tiba Bapak Satpam yang menuju ke arah saya menyapa dan terjadilah obrolan pendek yang membekas di benak saya,
Bapak: " Gimana dek capek ya praktikumnya?"
Saya: " Iya pak, capek banget."
Bapak: " Ya atuh dek, capek mah biasa. Kalau ga capek gimana mau jadi dokter?"
Saya: "Iya, juga ya pak"
Bapak:" Iya makanya kuliah yang bener, banggain orang tua. Biar cepet lulus, terus jadi dokter. Jangan main terus"
Saya terdiam, membayangkan wajah Ummi dan Abi yang sudah membiayai kuliah saya, sedangkan saya main terus di kampus ikut inilah, itulah. Ya Allah, maafin Hansyaa. Sedih dan malu langsung bersatu padu.
Ya, niatkan yang lurus untuk kuliah sebenarnya tujuan utamanya apa?
Meraih Ridha Allah, membahagiakan Ummi-Abi, membangun peradaban.
Begini ya cara Allah memberi nasihat kepada hambaNya yang lalai, datang dari seseorang yang tak diduga.Terimakasih Allah, terimakasih bapak satpam FKG:)
Rabu sore, setelah hari panjang dengan adanya praktikum Pedodonsia dan Prostodonsia.
Saya duduk di bangku panjang depan pos satpam menunggu teman saya, Swarantika. Tiba-tiba Bapak Satpam yang menuju ke arah saya menyapa dan terjadilah obrolan pendek yang membekas di benak saya,
Bapak: " Gimana dek capek ya praktikumnya?"
Saya: " Iya pak, capek banget."
Bapak: " Ya atuh dek, capek mah biasa. Kalau ga capek gimana mau jadi dokter?"
Saya: "Iya, juga ya pak"
Bapak:" Iya makanya kuliah yang bener, banggain orang tua. Biar cepet lulus, terus jadi dokter. Jangan main terus"
Saya terdiam, membayangkan wajah Ummi dan Abi yang sudah membiayai kuliah saya, sedangkan saya main terus di kampus ikut inilah, itulah. Ya Allah, maafin Hansyaa. Sedih dan malu langsung bersatu padu.
Ya, niatkan yang lurus untuk kuliah sebenarnya tujuan utamanya apa?
Meraih Ridha Allah, membahagiakan Ummi-Abi, membangun peradaban.
Begini ya cara Allah memberi nasihat kepada hambaNya yang lalai, datang dari seseorang yang tak diduga.Terimakasih Allah, terimakasih bapak satpam FKG:)
Langganan:
Postingan (Atom)







