Minggu, 19 September 2010

KIR 2010

Bismillahirrohmanirrohiim

Satu program SMA IC Alkausar, yaitu Karya Ilmiah Remaja (KIR)
sebuah ajang dimana murid dapat menentukan karyanya tentang ilmu pengetahuan yang dipilihnya, seperti biologi, fisika, kimia, matematika, sosiologi, ekonomi dan kewarganegaraan.
Berbeda dengan Nurul Fikri yang mengadakan KIR untuk kelas 1 SMA, alkausar menjadikan KIR sebagai syarat untuk Ujian Nasional (UN) di kelas 2 dan sidang di kelas 3. Cukup mengisi waktu kami disela-sela kesibukan mempersiapkan UN dan ujian perguruan tinggi.
Kerenan NF ah, kalau kaya gini -__-

Saya sebagai murid alkausarpun mengikuti ajang tersebut. Hingga saat ini kami masih menunggu datangnya hari sidang KIR, padahal tahun sebelumnya kakak kelas saya sudah menyelesaikan KIR sebelum libur lebaran. Namun saya hanya bisa menjalaninya saja. Hingga akhirnya akan tiba hari itu.

Tanggal 30 september 2010 akan datang,
Dimana saya akan mempertanggungjawabkan KIR saya dihadapan pembimbing dan penguji.
Yang berjudul :
Pembuatan dan pengujian lulur pisang dan lulur teh hijau beserta dampaknya bagi kesehatan kulit
Posisi saya saat ini agak membingungkan dimana laporan sudah diterima dalam keadaan anonim untuk daftar pustaka sebanyak 13!! Saya panik.
Jalani itu semua, untuk presentasi dan laporan masih ada waktu untuk mengedit hingga pengesahan di tanggal 26 September 2010.

Wish me luck!
Doakan saya diberi kemudahan oleh Allah ya teman:)
Love,
Hansya

Selasa, 14 September 2010

Idhul Fithri 1431 H

Bismillahirrohmanirrohim..

Mungkin semua berpikir bahwa saya telat mengucapkannya, daripada tidak sama sekali.
Yah, mungkin berakhirya Ramadhan ini memberikan kita banyak pelajaran selama di bulan mulia tersebut.
Yang penting bukanlah kita di bulan Ramadhan tersebut, tetapi bagaiman kita mempertahankan amalan-amalan tersebut di bulan-bulan selanjutnya.

Selamat idhul fithri 1431 H
Wileujeng Syawa
Minal Aidin wal faizin
Mohon maaf lahir dan batin untuk segala kesalahan maya atau nyata

Saling memaafkan di hari kemenangan ini, semoga kita kembali terlahir menjadi diri yang fithri.
sekali lagi, Happy Eid Mubarrok
.
Love,

Hansya

Sabtu, 14 Agustus 2010

Marhaban yaa Ramadhan

Bismillahirrohmanirrohim

Marhaban yaa Ramadhan,
Semoga Ramadhan kali ini lebih baik dari pada Ramadhan sebelumnya.
Semangat Ibadah, karena sesungguhnya pahala di bulan mulia ini dilipat gandakan.

"Seseungguhnya akan dijauhi dari api neraka siapa yang menyambut gembila bulan Ramadhan"
Fastabiqul Khoiro teman-teman.
Love,
Hansya


Kamis, 29 Juli 2010

Social Networking

Bismillahirrohmanirrohim..

Menguji seberapa addicted saya terhadap social networking.
Terima kasih buat Anisah, saya ambil dari blognya :)

Facebook hasilnya

How Addicted to Facebook Are You?

Created by Oatmeal



Twitter hasilnya

How addicted to Twitter are you?

Created by Oatmeal



Semoga saya tetap bisa menggunakan social networking dengan sebaik-baiknya dan tanpa mengurangi manfaatnya.
Love,
Hansya

Sabtu, 26 Juni 2010

Saat Adikku Beranjak Dewasa

Bismillahirrohmanirrohim
Teruntuk (lagi-lagi) adik pertamaku yang sudah kian dewasa, aa Hafizh.

Jatuh cinta itu fitrah adikku.
Hal yang wajar, hal yang indah di setiap detik hidupmu.
Entah dengan siapapun kamu jatuh cinta, pasti kamu kan merasakan indahnya itu.
Atau kau suka dengan seseorang yang bernama Hani layaknya aku yang suka dengan orang yang bernama Hafiz?
Ya, siapapun itu a.

Sejak kau jatuh cinta, pasti rasanya banyak yang berbeda ya?
Apalagi kau jadi suka mendengarkan lagu-lagu yang sepertinya kudengar berbau jatuh cinta juga.
Itu semua wajar a.
Salah satunya lagu Bondan Prakoso yang benar-benar teteh suka.

Ya Sudahlah
(Bondan Prakoso)

Ketika mimpimu yg begitu indah,
tak pernah terwujud..ya sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu,
dan tak pernah sampai..ya sudahlah (hhmm)

*reff:
Apapun yg terjadi, ku kan slalu ada untukmu
Janganlah kau bersedih..coz everything's gonna be OKAY

yo..Satu dari sekian kemungkinan
kau jatuh tanpa ada harapan
saat itu raga kupersembahkan
bersama jiwa, cita,cinta dan harapan

Kita sambung satu persatu sebab akibat
tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
menuntun ke arah mata angin bahagia
kau dan aku tahu,jalan selalu ada

juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang
bagai deras ombak yang menabrak karang
namun ku tahu..ku tahu kau mampu tuk tetap tenang
hadapi ini bersamaku hingga ajal datang

Sempat kau berharap keramahan cinta,
tak pernah kau dapat..ya sudahlah
yeeah..dengar ku bernyanyi..lalalalalala
heyyeye yaya dedudedadedudedudidam..semua ini belum *****hir

back to *reff

satukan langkah..langkah yg beriring!
genggam hati, rangkul emosi!

Genggamlah hatiku, satukan langkah kita

Sama rasa, tanpa pamrih
ini cinta..across da sea

peluklah diriku..terbanglah bersamaku, melayang jauh.. (come fly with me, baby)

Ini aku dari ujung rambut menyusur jemari
sosok ini yg menerima kelemahan hati
yea..aku cinta kau..(ini cinta kita)
cukup satu waktu yes.(untuk satu cinta)

satu cinta ini akan tuntun jalanku
rapatkan jiwamu yo tenang disisiku
rebahkan rasamu..untuk yg ditunggu
BAHAGIA..HINGGA UJUNG WAKTU..

Selama cinta itu masih dalam jalan yang benar dan tidak terlalu berlebihan, itulah fitrah Allah.
Setiap orang berhak jatuh cinta, dan kita salah satunya.
Apalagi saat-saat ini aa sudah beranjak dewasa.
Menuju kedewasaan dan menuju cita-cita yang aa miliki.
Jatuh cinta boleh, asal masih dalam ridhoNya.
Akupun pernah begitu adikku.
Banyak-banyak belajar dari arti CINTA itu sendiri ya..
Aku juga mencintaimu adikku, aa Hafizh.
Love,
Hansya

Minggu, 30 Mei 2010

Ayahku

Bismillahhirrohmanirrohim..

Untuk yang belum pernah aku ceritakan.
Abi.
Meski berbeda dengan ayah-ayah yang lain, beliau luar biasa bagiku.

Abi, masih sempat menuntut ilmu di usia ke-41.
Abi, seorang yang sabar meski banyak tuntutan yang diberikan anaknya dan itu aku.
Abi, sang mahasiswa cerdas dan tidak mudah putus asa dalam penggapaian S3nya

Belanja selalu ditemenin Abi.
Ke dokter THT abi yang selalu semangat, gara-gara setiap listening test di TOEFL nilainya paling rendah diantara yang lain.
Nyari info Universitas, abi yang selalu punya kabar terbaru.
Motivasi-motivasi belajar abi nomor satu.

Tidak banyak kata-kata yang sanggup mengungkapkan dan menggambarkan ayahku.
Ayah terbaik sepanjang masa.
Untuk Ir. Yusuf
Afandi, MT.
Kandidat Doktor Universitas Indonesia.
Happy Father's day all !!
Hope not only today for father's day, everyday guys!!
Love my Father,
Hansya

Jumat, 30 April 2010

20 Tahun Kemudian

Bismillahhirrohmanirrohiim

In the name of Allah..

Ketika saya sedang merapihkan kamar dan rak-rak buku di rumah, saya menemukan buku-buku saya saat masih kelas VII saat saya masih sekolah di SMP Islam Nurul Fikri Boarding School. Saya tertarik dengan buku bahasa Indonesia yang didalamnya terdapat berbagai karangan yang ditugaskan guru saya saat masih SMP. Saya membaca suatu karangan dan tersenyum-senyum sendiri. Karangan itu bertemakan 20 tahun kemudian. Namun inilah isi karanganku..

Hari ini tanggal 8 Maret 2026, hm…sudah tahu belum umurku sekarang?yap! 34 tahun. Umiku semakin lama semakin tua. Tapi, sekarang aku sendiri yang dipanggil “ummi”. Aku sudah mempunyai seorang suami. Namanya? Alhamdulillah…sesuai dengan keinginanku sewaktu kecil. Yang pasti ada di dalam Al-Qur’an. Insya Allah dapat menjadi suami teladan dan akan selalu dapat bersama menjalani jihad di jalan yang suci ini.

Aku sudah dikaruniai anak dua orang! Mungkin menurut orang-orang mereka semanis aku dan seganteng abinya. Aku berharap mereka sesholeh dan sesholehah Abi-Uminya. Kemarin suamiku memberi selamat dengan menaruh setangkai mawar dan menaruh sebuah karangan anggrek yang mengingatkanku kepada seorang sahabatku di waktu SD dulu. Alhamdulillah…aku dapat kuliah di FKUI masih belum selesai mungkin setahun lagi. Di FKUI ketemu sama seorang anak NF. Dia juga sudah berkeluarga, namanya Maryanna. Aku menikah dengan suamiku, masih saat kuliah ya… agar dapat melaksanakan sunnah sang Maha Pencinta secepatnya. Umi dan Abiku sangat senang dapat melihat cucunya yang semanis orang tuanya.

Kenangan manis kita berdua waktu Ta’aruf! jadi, ingat betapa groginya sang Hafizh ini ketika membaca surat Ash-Shaff. Suaranya sebagus suara abi. Tapi… masih ada salahnya sedikit! Sejak kami menikah ia bekerja sebagai Pegawai Negeri di LIPI Jakarta dan aku membuka praktek di rumah sebagai seorang dokter anak. Sesibuk-sibuknya aku, insya Allah aku masih senang berkumpul bersama. Suamikupun begitu juga. Aku dan suamiku senang sekali sholat tahajud, sholat dhuha dan membaca tilawah bersama. Aku senang sekali dapat menjadi dokter yang juga seorang Hafizoh. Oh ya, minggu depan SMU 70 mau reuni nich. Alhamdulillah semenjak lulus dari SMP NFBS aku masih dapat sealim waktu SMP di SMU 70 walaupun pergaulan disana sejauh langit dan bumi dibandingkan di NF.

Sepulang dari reuni, ternyata lelah juga ya… tapi aku disambut oleh anakku dengan senyumnya. Tetanggaku juga teman SMPku loch! Si Erni! kita senang mengenang tentang kenangan di SMP. Kemarin suamiku mendapat telepon dari Universitas Tokyo tempat ia kuliah. Dan suamiku diminta melanjutkan kuliahnya disana, hari ini ia sedang beristikhoroh. Ternyata punya anak itu asyik yach! Hanya saja kadang selalu membuatku kesal dengan tingkah lakunya. Sudah gitu aku mau wisuda ‘speialis’ sebentar lagi. “Ummi… uni mau baca Al-Qur’an!” kata anak pertamaku yang secantik aku. Hmm.. Mungkin ia dapat mencontoh abinya menjadi Hafizoh kecil. Akhirnya Abipun mengambil keputusan untuk melanjutkan S2 di Universitas Tokyo. Ya, membawa kami sekeluarga. Aku terus berdoa agar keputusan Suamikulah yang terbaik.

Hari ini kita berangkat bersama sesuai jadwal ke Bandara Soekarno-Hatta. Kemarin kami pamit kepada Abi-Ummiku dan mertuaku di Padang. Semoga di Tokyo nanti aku dapat menjadi ibu yang lebih baik bagi anakku. Selama di di Jepang, aku mengajari anakku membaca. Dan aku memasukkan ank-anakku di TK Jepang. Selama mereka sekolah aku menjaga seorang jagoanku sambil merapihkan rumahku. Setelah si cantik pulang, rumah menjadi berantakan kembali dan aku tidak bisa serapih di pesantren lagi. Tak apalah aku memang sangat menyayanginya. Suamiku masih sempat mengajak kami ke taman Tokyo setiap hari libur. Semoga kami dapat menjadi keluarga “Sakinah” untuk hari ini dan selamanya. Walaupun di Jepang tepatnya di Tokyo ini aku masih sering berdakwah pada tetangga-tetanggaku. Insya allah selain berdakwah aku juga masih senang membaca-baca buku Ensiklopedi atau ilmu kedokteran anak. Musim gugur tiba, sudah tiga tahun aku di Jepang, rindu terhadap Abi-Ummi masih ada selalu di hati. Bunga sakura yang semanis pipi si cantik annakku yang pertama berguguran di depan rumahku. Hari ini aku harus sudah pulang ke Jakarta, tempat kelahiranku.

Sesampainya di Jakarta, rumah sudah dipenuhi oleh adikku dan ibuku yang tinggal di BSD. Setelah beberapa bulan yang berlalu, aku mengalami mual-mual yang berlebih. Setelah aku memeriksa ternyata aku positif hamil! setelah sembilan bulan berlalu, aku merasa hari ini saatnya calon bayi itu keluar. Jam dua malam aku terbangu dan dibawa suamiku ke bidan dekat rumah. Sang bayi lahir pada saat shubuh, setelah aku susah berjuang ternyata suamiku menemaniku hingga tertidur di samping tempat tidurku seraya memegang tanganku. Terima kasih pangeranku. Aku akan selalu menemanimu selamaya.

Berarti aku sudah mempunya seorang bidadari dan seorang pangeran. Hari ini ditambah seorang bidadari kecil! Kedua anakkupun sangat senang menyambut kedatangan mereka. Orang tuakupun sangat senang menyambut kedatangan mereka. Orang tuakupun sesenang dulu ketika menyambut anak pertamaku. Terima kasih atas cintamu padaku.

Ditulis tanggal 11 Mey 2006

Dipindahkan ke blog tanggal 1 Mei 2010

Tanpa perubahan

*Catatan

Banyak tulisan yang masih belum benar(yang dimiringkan), alurnya kurang jelas dan penggunaan kata ganti mereka pada paragraf terakhir diganti dengan nya. Karena aku disini hanya memiliki 3 orang anak.

Hehe..senyum lagi kan?!

Masih kelas VII SMP jadi masih banyak yang salah. Mungkin teman-teman sayapun pasti masih ingat tugas ini. Sebelum saya menulis ini saya bimbang antara suami saya orang Padang atau Palembang. Namun entah mengapa saya lebih memilih orang Padang. Saya juga sangat suka surat Ash-shaff dalam juz 28. Padahal saat menulis karangan ini saya masih belum mengenal orang yang saya sukai di SMP. Setelah saya mengetahui bahwa dia orang Padang dan sudah hafal 3 juz, saya berpikir “kok bisa sesuai dengan karangan saya ya?”

Love,

Hansya