Kamis, 29 Juli 2010

Social Networking

Bismillahirrohmanirrohim..

Menguji seberapa addicted saya terhadap social networking.
Terima kasih buat Anisah, saya ambil dari blognya :)

Facebook hasilnya

How Addicted to Facebook Are You?

Created by Oatmeal



Twitter hasilnya

How addicted to Twitter are you?

Created by Oatmeal



Semoga saya tetap bisa menggunakan social networking dengan sebaik-baiknya dan tanpa mengurangi manfaatnya.
Love,
Hansya

Sabtu, 26 Juni 2010

Saat Adikku Beranjak Dewasa

Bismillahirrohmanirrohim
Teruntuk (lagi-lagi) adik pertamaku yang sudah kian dewasa, aa Hafizh.

Jatuh cinta itu fitrah adikku.
Hal yang wajar, hal yang indah di setiap detik hidupmu.
Entah dengan siapapun kamu jatuh cinta, pasti kamu kan merasakan indahnya itu.
Atau kau suka dengan seseorang yang bernama Hani layaknya aku yang suka dengan orang yang bernama Hafiz?
Ya, siapapun itu a.

Sejak kau jatuh cinta, pasti rasanya banyak yang berbeda ya?
Apalagi kau jadi suka mendengarkan lagu-lagu yang sepertinya kudengar berbau jatuh cinta juga.
Itu semua wajar a.
Salah satunya lagu Bondan Prakoso yang benar-benar teteh suka.

Ya Sudahlah
(Bondan Prakoso)

Ketika mimpimu yg begitu indah,
tak pernah terwujud..ya sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu,
dan tak pernah sampai..ya sudahlah (hhmm)

*reff:
Apapun yg terjadi, ku kan slalu ada untukmu
Janganlah kau bersedih..coz everything's gonna be OKAY

yo..Satu dari sekian kemungkinan
kau jatuh tanpa ada harapan
saat itu raga kupersembahkan
bersama jiwa, cita,cinta dan harapan

Kita sambung satu persatu sebab akibat
tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
menuntun ke arah mata angin bahagia
kau dan aku tahu,jalan selalu ada

juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang
bagai deras ombak yang menabrak karang
namun ku tahu..ku tahu kau mampu tuk tetap tenang
hadapi ini bersamaku hingga ajal datang

Sempat kau berharap keramahan cinta,
tak pernah kau dapat..ya sudahlah
yeeah..dengar ku bernyanyi..lalalalalala
heyyeye yaya dedudedadedudedudidam..semua ini belum *****hir

back to *reff

satukan langkah..langkah yg beriring!
genggam hati, rangkul emosi!

Genggamlah hatiku, satukan langkah kita

Sama rasa, tanpa pamrih
ini cinta..across da sea

peluklah diriku..terbanglah bersamaku, melayang jauh.. (come fly with me, baby)

Ini aku dari ujung rambut menyusur jemari
sosok ini yg menerima kelemahan hati
yea..aku cinta kau..(ini cinta kita)
cukup satu waktu yes.(untuk satu cinta)

satu cinta ini akan tuntun jalanku
rapatkan jiwamu yo tenang disisiku
rebahkan rasamu..untuk yg ditunggu
BAHAGIA..HINGGA UJUNG WAKTU..

Selama cinta itu masih dalam jalan yang benar dan tidak terlalu berlebihan, itulah fitrah Allah.
Setiap orang berhak jatuh cinta, dan kita salah satunya.
Apalagi saat-saat ini aa sudah beranjak dewasa.
Menuju kedewasaan dan menuju cita-cita yang aa miliki.
Jatuh cinta boleh, asal masih dalam ridhoNya.
Akupun pernah begitu adikku.
Banyak-banyak belajar dari arti CINTA itu sendiri ya..
Aku juga mencintaimu adikku, aa Hafizh.
Love,
Hansya

Minggu, 30 Mei 2010

Ayahku

Bismillahhirrohmanirrohim..

Untuk yang belum pernah aku ceritakan.
Abi.
Meski berbeda dengan ayah-ayah yang lain, beliau luar biasa bagiku.

Abi, masih sempat menuntut ilmu di usia ke-41.
Abi, seorang yang sabar meski banyak tuntutan yang diberikan anaknya dan itu aku.
Abi, sang mahasiswa cerdas dan tidak mudah putus asa dalam penggapaian S3nya

Belanja selalu ditemenin Abi.
Ke dokter THT abi yang selalu semangat, gara-gara setiap listening test di TOEFL nilainya paling rendah diantara yang lain.
Nyari info Universitas, abi yang selalu punya kabar terbaru.
Motivasi-motivasi belajar abi nomor satu.

Tidak banyak kata-kata yang sanggup mengungkapkan dan menggambarkan ayahku.
Ayah terbaik sepanjang masa.
Untuk Ir. Yusuf
Afandi, MT.
Kandidat Doktor Universitas Indonesia.
Happy Father's day all !!
Hope not only today for father's day, everyday guys!!
Love my Father,
Hansya

Jumat, 30 April 2010

20 Tahun Kemudian

Bismillahhirrohmanirrohiim

In the name of Allah..

Ketika saya sedang merapihkan kamar dan rak-rak buku di rumah, saya menemukan buku-buku saya saat masih kelas VII saat saya masih sekolah di SMP Islam Nurul Fikri Boarding School. Saya tertarik dengan buku bahasa Indonesia yang didalamnya terdapat berbagai karangan yang ditugaskan guru saya saat masih SMP. Saya membaca suatu karangan dan tersenyum-senyum sendiri. Karangan itu bertemakan 20 tahun kemudian. Namun inilah isi karanganku..

Hari ini tanggal 8 Maret 2026, hm…sudah tahu belum umurku sekarang?yap! 34 tahun. Umiku semakin lama semakin tua. Tapi, sekarang aku sendiri yang dipanggil “ummi”. Aku sudah mempunyai seorang suami. Namanya? Alhamdulillah…sesuai dengan keinginanku sewaktu kecil. Yang pasti ada di dalam Al-Qur’an. Insya Allah dapat menjadi suami teladan dan akan selalu dapat bersama menjalani jihad di jalan yang suci ini.

Aku sudah dikaruniai anak dua orang! Mungkin menurut orang-orang mereka semanis aku dan seganteng abinya. Aku berharap mereka sesholeh dan sesholehah Abi-Uminya. Kemarin suamiku memberi selamat dengan menaruh setangkai mawar dan menaruh sebuah karangan anggrek yang mengingatkanku kepada seorang sahabatku di waktu SD dulu. Alhamdulillah…aku dapat kuliah di FKUI masih belum selesai mungkin setahun lagi. Di FKUI ketemu sama seorang anak NF. Dia juga sudah berkeluarga, namanya Maryanna. Aku menikah dengan suamiku, masih saat kuliah ya… agar dapat melaksanakan sunnah sang Maha Pencinta secepatnya. Umi dan Abiku sangat senang dapat melihat cucunya yang semanis orang tuanya.

Kenangan manis kita berdua waktu Ta’aruf! jadi, ingat betapa groginya sang Hafizh ini ketika membaca surat Ash-Shaff. Suaranya sebagus suara abi. Tapi… masih ada salahnya sedikit! Sejak kami menikah ia bekerja sebagai Pegawai Negeri di LIPI Jakarta dan aku membuka praktek di rumah sebagai seorang dokter anak. Sesibuk-sibuknya aku, insya Allah aku masih senang berkumpul bersama. Suamikupun begitu juga. Aku dan suamiku senang sekali sholat tahajud, sholat dhuha dan membaca tilawah bersama. Aku senang sekali dapat menjadi dokter yang juga seorang Hafizoh. Oh ya, minggu depan SMU 70 mau reuni nich. Alhamdulillah semenjak lulus dari SMP NFBS aku masih dapat sealim waktu SMP di SMU 70 walaupun pergaulan disana sejauh langit dan bumi dibandingkan di NF.

Sepulang dari reuni, ternyata lelah juga ya… tapi aku disambut oleh anakku dengan senyumnya. Tetanggaku juga teman SMPku loch! Si Erni! kita senang mengenang tentang kenangan di SMP. Kemarin suamiku mendapat telepon dari Universitas Tokyo tempat ia kuliah. Dan suamiku diminta melanjutkan kuliahnya disana, hari ini ia sedang beristikhoroh. Ternyata punya anak itu asyik yach! Hanya saja kadang selalu membuatku kesal dengan tingkah lakunya. Sudah gitu aku mau wisuda ‘speialis’ sebentar lagi. “Ummi… uni mau baca Al-Qur’an!” kata anak pertamaku yang secantik aku. Hmm.. Mungkin ia dapat mencontoh abinya menjadi Hafizoh kecil. Akhirnya Abipun mengambil keputusan untuk melanjutkan S2 di Universitas Tokyo. Ya, membawa kami sekeluarga. Aku terus berdoa agar keputusan Suamikulah yang terbaik.

Hari ini kita berangkat bersama sesuai jadwal ke Bandara Soekarno-Hatta. Kemarin kami pamit kepada Abi-Ummiku dan mertuaku di Padang. Semoga di Tokyo nanti aku dapat menjadi ibu yang lebih baik bagi anakku. Selama di di Jepang, aku mengajari anakku membaca. Dan aku memasukkan ank-anakku di TK Jepang. Selama mereka sekolah aku menjaga seorang jagoanku sambil merapihkan rumahku. Setelah si cantik pulang, rumah menjadi berantakan kembali dan aku tidak bisa serapih di pesantren lagi. Tak apalah aku memang sangat menyayanginya. Suamiku masih sempat mengajak kami ke taman Tokyo setiap hari libur. Semoga kami dapat menjadi keluarga “Sakinah” untuk hari ini dan selamanya. Walaupun di Jepang tepatnya di Tokyo ini aku masih sering berdakwah pada tetangga-tetanggaku. Insya allah selain berdakwah aku juga masih senang membaca-baca buku Ensiklopedi atau ilmu kedokteran anak. Musim gugur tiba, sudah tiga tahun aku di Jepang, rindu terhadap Abi-Ummi masih ada selalu di hati. Bunga sakura yang semanis pipi si cantik annakku yang pertama berguguran di depan rumahku. Hari ini aku harus sudah pulang ke Jakarta, tempat kelahiranku.

Sesampainya di Jakarta, rumah sudah dipenuhi oleh adikku dan ibuku yang tinggal di BSD. Setelah beberapa bulan yang berlalu, aku mengalami mual-mual yang berlebih. Setelah aku memeriksa ternyata aku positif hamil! setelah sembilan bulan berlalu, aku merasa hari ini saatnya calon bayi itu keluar. Jam dua malam aku terbangu dan dibawa suamiku ke bidan dekat rumah. Sang bayi lahir pada saat shubuh, setelah aku susah berjuang ternyata suamiku menemaniku hingga tertidur di samping tempat tidurku seraya memegang tanganku. Terima kasih pangeranku. Aku akan selalu menemanimu selamaya.

Berarti aku sudah mempunya seorang bidadari dan seorang pangeran. Hari ini ditambah seorang bidadari kecil! Kedua anakkupun sangat senang menyambut kedatangan mereka. Orang tuakupun sangat senang menyambut kedatangan mereka. Orang tuakupun sesenang dulu ketika menyambut anak pertamaku. Terima kasih atas cintamu padaku.

Ditulis tanggal 11 Mey 2006

Dipindahkan ke blog tanggal 1 Mei 2010

Tanpa perubahan

*Catatan

Banyak tulisan yang masih belum benar(yang dimiringkan), alurnya kurang jelas dan penggunaan kata ganti mereka pada paragraf terakhir diganti dengan nya. Karena aku disini hanya memiliki 3 orang anak.

Hehe..senyum lagi kan?!

Masih kelas VII SMP jadi masih banyak yang salah. Mungkin teman-teman sayapun pasti masih ingat tugas ini. Sebelum saya menulis ini saya bimbang antara suami saya orang Padang atau Palembang. Namun entah mengapa saya lebih memilih orang Padang. Saya juga sangat suka surat Ash-shaff dalam juz 28. Padahal saat menulis karangan ini saya masih belum mengenal orang yang saya sukai di SMP. Setelah saya mengetahui bahwa dia orang Padang dan sudah hafal 3 juz, saya berpikir “kok bisa sesuai dengan karangan saya ya?”

Love,

Hansya

Selasa, 16 Maret 2010

The meaning of my Seventeen

Bismillahirrohmanirrohiim.

Arti 17 tahun buatku, bukan hal yang sembarangan.
Arti 17 tahun buatku, bukan hal yang kecil.
Arti 17 tahun buatku, bukan hal yang sepele.
Arti 17 tahun buatku, merupakan suatu bentuk perubahan.

Ya, perubahan menuju kebaikan dan kedewasaan.
Semakin yakin bahwa hidup ini cuma punya satu tujuan
Tujuannya adalah untuk mempersiapkan diri bertemu Allah nantinya.
Sekarang umurku mulai menuntut aku untuk bisa memilih yang benar dan salah.
Juga membuatku yakin bahwa kehidupan bukan harus ditakuti melainkan di hadapi.

yang menjalani 17 tahunnya.
Hansya

Selasa, 02 Maret 2010

50 dreams in my 17th

Bismillahirrohmanirrohim..

Dengan segenap cinta saat aku menuju kedewasaanku,
Saat aku kembali menyadari tentang keberadaanku di dunia ini,
Saat suara aku mulai diakui di negara Indonesia,
Saat aku beranjak 17 tahun.
Kutulis dengan sepenuh cinta, 50 mimpi yang aku tulis:

1. Bahagiain umi-abi
2. Jadi contoh yang baik buat aa, akang dan Nana
3. Nilai minimal 80
4. Beasiswa sampai akhir sekolah
5. OSN Biologi 2010 min. provinsi
6. ICAS 2010 lancar
7. UN nilainya baik terutama Biologi
8. Materi Biologi kelas 3 selesai dipelajari
9. SIMAK-SNMPTN FKUI
10. SIMAK-SNMPTN FK Unpad
11. Dokter Spesialis Anak
12. Dokter spesialis Saraf
13. Bangun Rumah Sakit
14. Bangun sanatorium
15. Profesor kesehatan Jerman
16. Nikah sama orang padang
17. Bulan Madu di Bukit Tinggi
18. Jalan-jalan ke Chelsea
19. Beli rumah di BSD
20. Sayang Mertua
21. Bisa masak
22. Punya 3 Anak
23. Suami anak Tehnik
24. Menteri kesehatan Indonesia
25. Wakil WHO dari Indonesia
26. Ahli kecantikan
27. Dapet nobel Fisika
28. Akhwat yang baik
29. Hafidzah Quran
30. Buat "H" familiy
31. Punya keluarga sakinah
32. Punya rumah yang ada kolam renang
33. Buka praktek dokter di rumah
34. Belajar 7 bahasa asing
35. Ketemu Barack Obama
36. Nginep di hotel hilton
37. Ghodul bashor
38. Istiqomah
39. Jihad ke Palestina bareng suami
40. Ada buku "Biografi Hanifah Syahidah'
41. Tahajud dan Dhuha ga bolong
42. Makin rajin Ibadah
43. Lebih rapi
44. Makin disiplin
45. Bisa menjaga hati dari hal-hal yang tidak perlu
46. Rajin berdoa
47. Patuh Kedua orang tua
48. Punya anak yang sholeh-sholehah
49. Diberi kemudahan dalam menjalani kehidupan
50. Selamat Dunia-Akhirat

Semua mimpi yang tertulis semoga bisa didapat dengan adanya izin Allah dan usaha yang keras,
karena semua orang berhak bermimpi.

Yang menuju kedewasaan,
Hansya

Jumat, 19 Februari 2010

Ibu yang luar biasa

Bismillah..

Tulisan ini kupersembahkan untuk orang yang telah melahirkanku, membesarkanku dan tetap mencintaiku apa adanya. Sepenuh hatinya.

Saat aku beranjak dewasa, dan aku memulai perlawanan-perlawananku padanya.
Dimulai saat aku masih smp, saat aku mulai menolak pilihan orang tuaku untuk melanjukan ke SMA NFBS yang merupakan lanjutan dari smp ku. Aku bersikeras menolak.
Umipun mengeluarkan Rp 1.000.000,00 hanya untuk aku les persiapan PSB IC Serpong.
Aku gagal.
Umi hanya tersenyum seraya memberikanku semangat. Namun aku masih belum bisa menerima kenyataan itu.
Aku lelah. Lelah belajar. Lelah berdoa.
Namun umi senantiasa masih pantang menyerah memberikanku semangat.
Entah kenapa Allah memberikanku ibu yang luar biasa seperti beliau.

Saat aku beranjak SMA, dan takdirku menentukan SMA IC Alkausar Sukabumi sebagai sekolah lanjutanku.
Dimulai dengan adanya permintaan-permintaanku yg berlebihan minta ini-itu yg memang itu tidak terlalu diperlukan.
Umi menolak dan aku tetap merengek, aku tidak sadar bahwa aku kakak dari 3 orang adik yang harusnya lebih dewasa dari mereka. Aku bersikeras minta sesuatu yang aku inginkan.

Hingga saat aku menyadari kesalahan-kesalahanku selama ini. Kesabaran umiku. Ketangguhan umi dalam menghadapi anaknya yang seperti ini. Aku tahu sekarang.

Bertindak dewasa adalah jalan keluarnya.
Kembali menatap dunia baru, kembali menjalani kehidupan dengan ikhlas sesuai dengan apa yang Allah takdirkan.
Karena kadang rencana kita tak sesuai dengan takdirNya, tapi Takdir yang Allah berikan pastilah yang terbaik buat kita. Terima kasih untuk cintamu, Umi.

Love,
Hansya